alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Srikaya, Kue Legit Berbuka Puasa Khas Palembang

Tasmalinda Minggu, 18 April 2021 | 15:31 WIB

Srikaya, Kue Legit Berbuka Puasa Khas Palembang
Srikaya ketan Palembang [instagram] Srikaya, Kue Legit Berbuka Puasa Khas Palembang

Kue srikaya juga kerap banyak ditemui di bulan Ramadhan. Kue manis menu buka puasa di Palembang. Biasanya, dimakan dengan ketan.

SuaraSumsel.id - Teksturnya yang lembut, basah dan berasa legit dan manis, membuatnya sangat pas di santap saat berbuka puasa. Kue Srikaya, menjadi pilihan menu buka puasa di Palembang.

Saat bulan Ramadhan seperti ini, srikaya juga menjadi kue yang populer ditemui di Palembang. 

Dilansir dari halaman media sosial penikmat kue sekaligus Budayawan Palembang, Yudhie Sarofi, diketahui jika bahan dasar membuat kue terdiri dari gula, santan dan telur. 

Dahulunya, srikaya ini pun menjadi pelengkap prosesi adat di masyarakat Palembang.

Baca Juga: Gubernur Sumsel ke Perawat Korban Penganiayaan : Undang Saya Kalau Menikah

Nama Srikaya diceritakan karena ada hubungan yang sangat erat dengan kebiasaan masyarakat Palembang menanam buah Srikaya di muka rumah. Permukaan kue Srikaya, yang mirip dengan kulit buah srikaya menjadikan bernama srikaya.

Orang Palembang mengenalkan bukan srikaya namun sekayo, yakni kudapan yang selalu hadir sebagai pelengkap botekan, yakni semacam acara adat.

Keberadaan srikaya di Kambang yakni sebutan merangkai hidangan yang disusun sedemikian rupa pada prosesi adat Palembang.

Srikaya ditempatkan sama pentingnya dengan tunjung yakni makanan atau buah penghias bagian tengah hidangan dan tapak yakni sebutan rangkaian makanan yang lengkap.

Kue Srikaya Palembang [Instagram]
Kue Srikaya Palembang [Instagram]

Kata Yudie, kelezatan kue srikaya Palembang juga dapat menjadi semacam prestise bagi ahli hajat atau menyelenggarakan hajatnya.

Baca Juga: Sejarah Islam Masuk ke Uluan Sumsel Jadi Objek Penelitian

Srikayo disanjikan dengan ketan. Pada masa lalu, srikaya ditempatkan di semacam mangkuk kecil, sedangkan ketan dibentuk segi empat seperti wajik.

Srikaya

Bahan :

• 3 butir telur ayam
• 3 butir telur bebek
• 500 cc santan dari 1 butir kelapa
• 500 cc gula pasir
• 20 helai daun pandan
• 10 helai daun suji
• air secukupnya.

Cara Membuat :

1. Larutkan gula di dalam santan, yang telah diberi perasan air pandan dan suji.
2. Kocok telur hingga bagian putih dan kuningnya menyatu.
3. Satukan adonan 1 dan 2.
4. Tempatkan di dalam wadah, baik cetakan khusus maupun mangkuk kecil.
5. Kukus hingga matang.

Ketan

Bahan:
• 0,5 kg beras ketan
• santan dari 0,5 butir kelapa

Cara Membuat:
1. Masak ketan dengan santan hingga setengah matang (Palembang: diaroni).
2. Kukus hingga matang.

Apabila ketan akan dilapis dengan srikaya;

1. Masukkan ketan ke dalam cetakan, lalu tekan-tekan hingga padat.
2. Tuangkan adonan srikaya ke dalam wadah yang sama.
3. Kukus hingga matang.

Semua resep tidak menggunakan penyedap rasa, bahan pengawet, pewarna kimia, pemanis buatan. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait