Pelabuhan Tanjung Carat Ditarget 2028, Biaya Logistik Sumsel Berpotensi Turun Drastis

Pelabuhan Tanjung Carat ditargetkan beroperasi 2028 dan berpotensi menurunkan biaya logistik Sumsel secara signifikan.

Tasmalinda
Kamis, 09 April 2026 | 20:19 WIB
Pelabuhan Tanjung Carat Ditarget 2028, Biaya Logistik Sumsel Berpotensi Turun Drastis
project launching pelabuhan Tanjung Carat diberi nama Palembang Baru
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Sumsel meluncurkan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028 mendatang.
  • Proyek strategis ini bertujuan memangkas biaya logistik mahal akibat ketergantungan pada pelabuhan provinsi lain dan pendangkalan Sungai Musi.
  • Pembangunan pelabuhan melalui investasi swasta ini diharapkan dapat mempercepat arus distribusi komoditas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

SuaraSumsel.id - Persoalan mahalnya biaya logistik yang selama ini membebani Sumatera Selatan perlahan menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Sumsel resmi meluncurkan proyek Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk mengubah wajah distribusi ekonomi di daerah.

Selama bertahun-tahun, Sumsel menghadapi tantangan besar dalam menyalurkan komoditas unggulannya. Tanpa pelabuhan samudera, pengiriman batu bara, karet, hingga kopi harus melalui provinsi lain. Kondisi ini membuat biaya logistik membengkak dan waktu distribusi menjadi tidak efisien.

Di sisi lain, Sungai Musi yang menjadi jalur utama transportasi juga tidak lagi mampu menampung kapal berukuran besar secara optimal akibat pendangkalan. Aktivitas logistik yang padat di dalam kota pun memicu kemacetan hingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga:Tangis Haru di Undian Bank Sumsel Babel, Pensiunan Ini Bawa Pulang Hadiah Utama

Menurut Herman Deru, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan menjadi solusi konkret yang mampu memangkas jalur distribusi sekaligus menekan biaya logistik secara signifikan.

Dengan konsep pelabuhan samudera, kapal-kapal besar nantinya dapat langsung bersandar tanpa harus melalui pelabuhan perantara. Hal ini akan mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan daya saing produk Sumsel di pasar nasional maupun global.

Dari sisi pembangunan, proyek ini juga memiliki keunggulan tersendiri. Pemerintah tidak membebankan anggaran negara, melainkan menggandeng investasi swasta untuk mempercepat realisasi.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyebut proyek ini telah memasuki tahap penting dalam proses pembangunan. Ia menilai pelabuhan tersebut akan menjadi bagian dari penguatan sistem logistik nasional.

Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari berbagai pihak di tingkat pusat, termasuk Nusron Wahid, Muhammad Qodari, serta Todotua Pasaribu.

Baca Juga:Empat Wilayah di Sumsel KLB Campak, Palembang dan Prabumulih Jadi Sorotan Utama

Lebih dari sekadar pelabuhan, Tanjung Carat juga diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi pertumbuhan kawasan ekonomi baru di Sumsel. Masuknya investor besar diharapkan mampu mendorong industrialisasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Bagi Sumsel, proyek ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang masa depan ekonomi daerah. Setelah lebih dari 40 tahun menjadi wacana, pelabuhan samudera kini mulai menunjukkan wujud nyata.

Jika target 2028 tercapai, dampaknya diperkirakan akan langsung terasa: biaya logistik menurun, distribusi semakin efisien, dan daya saing Sumsel semakin kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak