alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perekam dan Pemeran Pria Video Syur Pelajar Lahat Ditetapkan Tersangka

Tasmalinda Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:48 WIB

Perekam dan Pemeran Pria Video Syur Pelajar Lahat Ditetapkan Tersangka
Ilustrasi video syur. Perekam dan pemeran pria vidio syur pelajar Lahat ditahan [Shutterstock]

Perekam dan laki-laki pemeran video syur ditetapkan tersangka kasus pornografi.

SuaraSumsel.id - Polisi berhasil menangkap pelaku perekam video syur pelajar di Lahat, Sumatera Selatan. Pelaku Rahmad Ripaldi alias R (19) dan pemeran laki-laki pada video tersebut ditetapkan tersangka video syur (video mesum).

" Pelaku  penyebar dan perekam video asusila yang viral sudah berhasil kita tangkap. Tujuan pelaku merekam dan menyebar video itu untuk mendapatkan keuntungan," kata Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti, Rabu (20/10/2021). 

Dikatakan Gusti dari pengakuan pelaku berinisial R, dia merekam video itu sebanyak 4 kali dan yang tersimpan hanya dua video, dan 2 video tersebut sudah dia sebar agar mendapatkan pundi - pundi uang. 

"Pelaku kita amankan di kediamannya. Sejumlah barang bukti termasuk hp yang digunakan merekam dan menyebarkan juga diamankan," kata mantan Kasubdit Tipidter Polda Sumsel ini.

Baca Juga: Dodi Reza Alex Ditahan KPK, Sejumlah Tokoh Ini Berpeluang di Pilgub Sumsel

Selain Rahmad, polisi juga menetapkan pemeran pria, DBS (16) dalam video itu sebagai tersangka. Hal itu, karena kesengajaannya sudah melakukan perbuatan berulang kali di tempat yang sama dengan bujuk rayu melakukan perbuatan tersebut. 

"Pemeran yang laki-laki (DBS) juga ditetapkan tersangka, karena perbuatannya bujuk rayunya untuk melakukan pencabula atau persetubuhan anak," kata Gusti.

"Tersangka dikenakan Tindak Pidana Pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 ttg Pornografi (ancaman 12 tahun), dan atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11/2008 tentang ITE yang berbunyi (ancaman 6 thn penjara)," jelas Kapolres.

Pihak sekolah negeri tempat dua pemeran itu bersekolah buka suara atas beredar video asusila tersebut. Pihak sekolah mrmbenarkan sejoli itu merupakan siswanya, dan saat ini sudah di keluarkan dari sekolah.

"Benar, kedua pemeran dalam video itu merupakan siswa kami. Mulai hari ini mereka bukan siswa kami lagi (dikeluarkan dari sekolah)," tegas kepala SMA negeri tersebut kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Politisi Golkar Sumsel Yansuri, Diperiksa Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya

Polres Lahat juga membenarkan video mesum kedua pelajar itu direkam oleh seseorang saat kedua pelajar SMA negeri itu tengah melakukan hubungan intim. Informasi yang dihimpun suara.com, peristiwa itu terjadi di WC sebuah rumah kosong, Jumat (15/10/2021). Rumah tersebut tak jauh dari sekolah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait