facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Baik, Jalan Tol Bengkulu-Sumsel Sudah Tersambung 6,4 Km

Tasmalinda Minggu, 15 November 2020 | 14:11 WIB

Kabar Baik, Jalan Tol Bengkulu-Sumsel Sudah Tersambung 6,4 Km
Pembangunan jalan tol di Sumsel [Dok Kementerian PUPR]

Pembangunan jalan tol Sumsel-Bengkulu baru selesai 52,50 persen.

SuaraSumsel.id - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan sudah tersambung 6,4 kilometer dari total 17,6 kilometer, yang dikerjakan.

Segmen ini berada pada ruas Kota Bengkulu-Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Kalau yang sudah bisa dilewati itu sekitar 6,4 kilometer. Itu dari Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, ke Desa Jumat, Kabupaten Bengkulu Tengah," kata Koordinator Legal dan Humas PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Chandra Irawan di Bengkulu, seperti yang dilansir dari Antara, Minggu (15/11/2020)

Pengerjaan konstruksi Jalan Tol Bengkulu-Sumsel segmen pertama ini telah mencapai 52,50 persen.

Baca Juga: RUU Minol Tengah Digodok DPR, Berikut Miras yang Bakal Dilarang Dikonsumsi

Pengerjaan fisik yang telah rampung tersebut meliputi perkerasan jalan menggunakan rigid pavement dan pengerjaan enam jembatan yang telah selesai dari 29 jembatan yang direncanakan.

Selain itu, untuk pembebasan lahan Jalan Tol Bengkulu-Sumsel sesi pertama ini sudah mencapai 80 persen.

"Masih ada lahan di Agri Andalas itu sekitar 2 kilometer dan di Desa Sukarami saat ini masih dalam penghitungan, jadi status progresnya sudah 80 persen," papar ia.

Menurut Chandra, saat ini, ada sekitar puluhan warga, yang masih menolak pembebasan lahan dan permasalahan itu saat ini sedang berproses di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Pihaknya, katanya, menargetkan pembebasan lahan jalan tol sesi pertama sepanjang 17,6 kilometer ini selesai 100 persen pada akhir 2020, sehingga bisa tersambung seluruhnya pada 2021.

Baca Juga: Di Sumsel, Setiap Gedung Akan Wajib Pakai Simbol Tanjak

"Kalau untuk konstruksi sejauh ini kita tidak ada kendala dan mudah-mudahan bisa selesai sesuai target, tapi yang ada kendala itu di lahan saja," ujar Chandra.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait