- PTBA bersama pemerintah dan komunitas membersihkan 1,56 ton sampah di Sungai Enim, Muara Enim, pada 6 Juli 2026.
- Kegiatan ini bertujuan memulihkan ekosistem sungai melalui aksi susur sungai serta pembersihan sampah di area publik terkait.
- PTBA melepas 1.300 benih ikan sebagai upaya nyata menjaga keseimbangan keanekaragaman hayati di perairan Sungai Enim tersebut.
SuaraSumsel.id - Sungai Enim kembali menjadi pusat aksi pelestarian lingkungan. Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama pemerintah, komunitas, dan masyarakat berhasil mengangkat 1,56 ton sampah dari aliran Sungai Enim sekaligus melepas 1.300 benih ikan sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem perairan.
Aksi bertajuk Susur Sungai dan Bersih Sampah tersebut digelar di kawasan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga salah satu sumber kehidupan masyarakat.
Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengurangi pencemaran sungai.
"Pelestarian lingkungan tidak cukup hanya menjadi komitmen perusahaan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak semua pihak bersama-sama menjaga sungai agar tetap bersih dan lestari," ujarnya.
Baca Juga:PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
Susuri Sungai Enim, Angkut Sampah dari Bantaran hingga Permukaan Air
Aksi dimulai dengan menyusuri aliran Sungai Enim dari kawasan belakang eks Rumah Makan Kartika hingga Jembatan Kuning Klawas.
Sepanjang perjalanan, para peserta membersihkan sampah yang mengendap di bantaran sungai, mengapung di permukaan air, hingga area publik seperti Taman Love Bukit Asam dan kawasan Masjid Jami Bukit Asam.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul 1,56 ton sampah yang kemudian dipilah dan diangkut untuk dikelola lebih lanjut.
Jumlah tersebut menunjukkan masih tingginya tantangan pengelolaan sampah di kawasan sungai sekaligus menjadi pengingat pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga:Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
Tidak berhenti pada aksi bersih-bersih, PTBA juga melakukan pelepasan 300 benih ikan gurame dan 1.000 benih ikan patin ke Sungai Enim.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung keberlanjutan keanekaragaman hayati di kawasan sungai.
Tanjung Enim Mining Site General Manager PTBA Satria Wirawan menilai sungai yang bersih memiliki peran penting bagi kualitas lingkungan maupun kehidupan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Sungai yang bersih akan menjaga kualitas lingkungan, mengurangi pencemaran, melindungi ekosistem, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Satria.
Ia berharap semangat menjaga lingkungan tidak berhenti pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi menjadi budaya bersama yang terus dijalankan melalui kolaborasi perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat.
Libatkan Basarnas hingga Komunitas Lingkungan
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Basarnas Sumatera Selatan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Forkopimcam Lawang Kidul, pemerintah desa, mitra kerja PTBA, komunitas pecinta alam, hingga masyarakat setempat.