suara islam

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Uniroh bersama guru relawan mendirikan PKBM Pesona untuk menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak di Pulau Tegal, Lampung Timur.

Tasmalinda
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:35 WIB
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
PT Bukit Asam berikan layanan pendidikan di Pulau Tegal
Baca 10 detik
  • Uniroh bersama guru relawan mendirikan PKBM Pesona untuk menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak di Pulau Tegal, Lampung Timur.
  • PTBA mendukung pendidikan di wilayah terisolasi tersebut melalui bantuan infrastruktur, penyediaan kapal, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.
  • Program beasiswa PTBA memberikan kesempatan bagi anak-anak Pulau Tegal untuk menempuh pendidikan lebih tinggi dan mengembangkan potensi diri.

SuaraSumsel.id - Setiap pekan, Uniroh harus menyeberangi lautan untuk sampai ke Pulau Tegal, sebuah pulau kecil di Kabupaten Lampung Timur yang masuk kategori wilayah terluar, terdepan, dan terisolasi (3T). Perjalanan melawan ombak itu bukan untuk berlibur, melainkan membawa harapan bagi anak-anak yang selama bertahun-tahun nyaris kehilangan hak atas pendidikan.

Suasana haru menyelimuti ruang belajar sederhana di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pesona Pulau Tegal saat pembagian rapor, Rabu (1/7/2026). Bagi sebagian besar anak-anak di pulau itu, rapor bukan sekadar hasil belajar, tetapi simbol bahwa mereka kini memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Uniroh masih mengingat ketika pertama kali datang ke Pulau Tegal sekitar satu dekade lalu. Banyak anak mengaku bersekolah, namun tidak pernah menerima rapor, tidak mengikuti ujian, bahkan tidak memahami jenjang pendidikan yang mereka tempuh.

"Mereka mengira sekolah selesai ketika berusia 17 tahun atau saat menikah. Setelah mengetahui kenyataan itu, saya merasa harus melakukan sesuatu agar anak-anak di Pulau Tegal memiliki masa depan yang lebih baik," kenangnya.

Baca Juga:PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

Berbekal kepedulian tersebut, Uniroh bersama sejumlah guru relawan mendirikan PKBM Pesona. Tantangan yang dihadapi bukan hanya perjalanan laut yang berisiko, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat. Berkat konsistensi para relawan yang terus hadir setiap pekan, perlahan kepercayaan itu tumbuh dan pendidikan mulai menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Pulau Tegal.

Perjuangan tersebut kemudian mendapat dukungan dari PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Sejak 2017, perusahaan hadir sebagai mitra dalam memperluas akses pendidikan di Pulau Tegal melalui berbagai program yang tidak hanya menyentuh kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mengatasi keterbatasan infrastruktur di wilayah kepulauan.

Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengatakan pemerataan pendidikan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sekaligus sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

"Pulau Tegal memiliki tantangan geografis yang cukup besar. Karena itu, kami tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga menyediakan kapal bagi para guru agar dapat menjangkau pulau dengan aman, serta membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung lebih optimal," ujar Dedy.

Komitmen tersebut berlanjut hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi. PTBA membuka kesempatan bagi anak-anak Pulau Tegal untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa. Penerima beasiswa mendapatkan fasilitas pendidikan sekaligus pembinaan karakter di Panti Asuhan Al Barokah, Tanjung Enim, sehingga mereka memiliki peluang lebih besar melanjutkan pendidikan formal dan mengembangkan potensi diri.

Baca Juga:Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Diterjang Abrasi, Kini Mangrove Menjadi Sumber Penghidupan

"Kami ingin memastikan anak-anak Pulau Tegal memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-cita. Saat ini sudah ada tiga anak yang mengikuti program beasiswa tersebut dan setiap tahun kami terus membuka kesempatan bagi generasi berikutnya," tambah Dedy.

Bagi Uniroh, kehadiran PTBA menjadi titik balik bagi keberlangsungan PKBM Pesona. "Awalnya saya berpikir kegiatan ini mungkin hanya bertahan beberapa bulan karena tidak memiliki pendanaan. Ketika PTBA datang dan membantu kebutuhan pendidikan anak-anak, harapan kami kembali tumbuh. Kami yakin perjuangan ini bisa terus berlanjut," katanya.

Kini, Pulau Tegal perlahan berubah. Dari ruang belajar yang sederhana lahir mimpi-mimpi baru anak-anak pesisir yang dulu nyaris kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan. Kolaborasi antara masyarakat, para guru relawan, dan PT Bukit Asam membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Laut yang dahulu menjadi batas kini justru menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi Pulau Tegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak