5 Rahasia Cuko Pempek Palembang yang Kini Hitam, Kental dan Pedas Nendang

Cuko Palembang autentik menggunakan gula batok asli untuk mencapai warna hitam pekat dan rasa manis yang khas.

Tasmalinda
Minggu, 26 April 2026 | 11:34 WIB
5 Rahasia Cuko Pempek Palembang yang Kini Hitam, Kental dan Pedas Nendang
bagaimana membuat cuko pempek Palembang
Baca 10 detik
  • Cuko Palembang autentik menggunakan gula batok asli untuk mencapai warna hitam pekat dan rasa manis yang khas.
  • Tekstur kental diperoleh melalui proses perebusan yang cukup lama agar bumbu meresap sempurna dan rasa semakin tajam.
  • Penggunaan cabai rawit, bawang putih segar, asam, serta ebi menciptakan keseimbangan cita rasa pedas, asam, dan gurih maksimal.

SuaraSumsel.id - Bagi pecinta kuliner khas Sumatera Selatan, rasa pempek tak akan lengkap tanpa siraman cuko yang hitam pekat, kental, dan pedas menggigit.

Cuko bukan sekadar kuah pendamping. Di Palembang, cuko adalah “nyawa” dari sepiring pempek. Bahkan, banyak orang rela antre demi mencicipi pempek dengan racikan cuko yang pas: manis, asam, gurih, dan pedas menyatu sempurna di lidah.

Namun, tak semua orang tahu bagaimana cara membuat cuko pempek ala Palembang yang benar-benar autentik. Ada beberapa rahasia turun-temurun yang membuat rasa cuko bisa lebih hitam, lebih kental, dan punya sensasi pedas “nendang”.

Berikut 5 rahasia cuko pempek Palembang yang wajib diketahui.

Baca Juga:Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu

1. Gunakan Gula Batok atau Gula Aren Asli

Rahasia utama warna hitam pekat pada cuko terletak pada penggunaan gula batok atau gula aren asli.

Gula jenis ini menghasilkan warna lebih gelap sekaligus rasa manis legit yang khas. Semakin tua warna gula aren yang digunakan, biasanya warna cuko makin pekat.

Hindari terlalu banyak memakai gula pasir karena hasilnya akan lebih pucat dan kurang “berkarakter”.

2. Air Direbus Lama hingga Mengental

Baca Juga:Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati

Cuko yang enak bukan yang encer seperti kuah biasa. Di Palembang, racikan cuko biasanya dimasak cukup lama hingga air menyusut dan teksturnya lebih kental. Proses perebusan ini juga membuat bumbu meresap sempurna.

Semakin lama dimasak dengan api kecil, rasa cuko akan semakin tajam dan legit.

3. Cabai Rawit dan Bawang Putih Harus Digiling Segar

Inilah rahasia rasa pedas yang bikin nagih. Cabai rawit hijau atau merah serta bawang putih biasanya digiling segar, bukan sekadar diiris atau diblender asal. Beberapa penjual pempek legendaris bahkan masih memakai ulekan batu agar aroma lebih keluar.

Campuran ini menghasilkan rasa pedas yang “nendang” dan aroma bawang yang kuat.

4. Tambahkan Asam Jawa atau Cuka Secukupnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak