Suporter Sepak Bola Bentuk Mosaik Tulisan Rasulullah, Benarkah?

Benarkah ada mosaik Rasullah di liga Jerman, ini faktanya.

Tasmalinda
Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:05 WIB
Suporter Sepak Bola Bentuk Mosaik Tulisan Rasulullah, Benarkah?
Ilustrasi Nabi Muhammad, Rasulullah [pixbay]

Mereka kompak menyanyikan lagu terkenal ‘‘Tala Al Badru’ Alayna’’.

Lagu itu konon dinyanyikan sahabat Nabi saat kedatangan Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah. Selain itu, para fans juga melakukan koreografi membentuk tulisan yang berarti "Oh Rasulullah, kekasihku". Suporter membentuk tulisan itu dengan mosaik warna kuning dan hitam, sesuai dengan warna klub kesayangan mereka.

Fans Al Ittihad melakukan aksi ini di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, 20 Februari 2015 lalu. Saat itu, Al Ittihad tengah menghadapi Al Shoalah pada laga lanjutan Liga Arab Saudi.

Pada laga tersebut, Al Ittihad berhasil menang 3-2 meski sempat tertinggal lebih dulu.

Baca Juga:Forum Admin Media Sosial Sumsel Terbentuk, Bakal Gelar Jambore

Informasi ini juga sudah pernah diverifikasi oleh website Turnbackhoax.id pada 8 september 2019. Kala itu, artikel diunggah dengan judul “[SALAH] penonton Liga Jerman membuat konfigurasi menghormati Rasulullah”.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi suporter sepak bola Liga Jerman membentuk formasi tulisan Rasulullah dengan mosaik untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten yang salah.

Catatan Redaksi:

Baca Juga:Bobby Rizaldi, Plt Ketua DPD Golkar Sumsel Pernah Berkarier di Industri Migas

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini