- Video viral Sabtu (25/1/2026) menuduh polisi merusak mobil warga, namun klaim tersebut terbukti menyesatkan.
- Pemeriksaan fakta menunjukkan video aslinya diunggah April 2024 dengan konteks kegiatan polisi berbeda.
- Tidak ada bukti resmi atau laporan media yang mendukung peristiwa perusakan mobil oleh polisi baru-baru ini.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang ramai dibagikan di media sosial dan diklaim sebagai aksi polisi yang menghancurkan mobil milik warga yang tidak bersalah kini menjadi perbincangan hangat warganet. Unggahan yang viral itu memperlihatkan seorang oknum aparat memecahkan kaca mobil, lalu dibumbui narasi dramatis yang menuduh polisi bertindak sewenang-wenang.
Beredar video dari akun TikTok “anjaskhan_pni” pada Sabtu (25/1/2026) yang menampilkan seorang anggota polisi sedah memecahkan kaca.
Unggahan disertai narasi:
“wow viral polisi hancurkan mobil warga yg tak bersalah wow”
Baca Juga:Tak Disetop Polisi, Pelanggar Lalu Lintas di Palembang Kini Ditilang Pakai Kamera Genggam
Hingga Senin (2/2/2026), konten itu mendapat lebih dari 3.700-an tanda suka, 1.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.500-an kali.
Namun sebelum kamu percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil **cek fakta lengkapnya, karena klaim itu ternyata SALAH dan menyesatkan!

Hasil Cek Fakta:
Klaim bahwa video tersebut menunjukkan polisi menghancurkan mobil warga yang tidak bersalah adalah SALAH dan termasuk informasi yang menyesatkan.
Fakta Sebenarnya
Baca Juga:Cek Fakta: Viral Ustaz Ajak Jamaah Bersahabat dengan Israel, Ini Faktanya!
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID melakukan pemeriksaan digital terhadap video yang beredar dan menemukan bukti lain:
1. Video Asli Berasal dari Konteks Berbeda
Penelusuran gambar dan video dengan teknik reverse image search menunjukkan video serupa sudah lebih dulu diunggah oleh akun Instagram resmi humaspoldajatim pada 3 April 2024, jauh sebelum unggahan viral itu muncul.
2. Konteks Video Bukan Aksi Sewenang-wenang
Video tersebut merupakan dokumentasi kegiatan polisi dalam konteks yang berbeda, bukan tindakan aparat secara tiba-tiba menghancurkan mobil warga yang tak bersalah seperti klaim unggahan viral.
3. Tidak Ada Bukti Peristiwa itu Terjadi Baru-baru Ini
Tidak ada laporan dari media arus utama atau pernyataan resmi dari pihak kepolisian yang mendukung narasi bahwa polisi menghancurkan mobil warga yang tidak bersalah pada akhir Januari atau awal Februari 2026.
Kesimpulan: klaim bahwa video tersebut menunjukkan polisi menghancurkan mobil warga yang tak bersalah adalah SALAH dan termasuk konten menyesatkan.
Video yang beredar telah ada sejak April 2024 dengan konteks yang berbeda bukan kejadian terkini dan bukan kejadian yang dimaksud dalam unggahan viral.