Jumlah Pekerja Perempuan Sektor Perkebunan Tinggi, Rentan Terancam Kekerasan

Jumlah pekerja perempuan di sektor perkebunan tergolong tinggi dan terancam kekerasan.

Tasmalinda
Kamis, 10 Juni 2021 | 20:22 WIB
Jumlah Pekerja Perempuan Sektor Perkebunan Tinggi, Rentan Terancam Kekerasan
Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Rafael Walangitan [Fitria/Suara.com]

SuaraSumsel.id - Jumlah pekerja perempuan pada sektor perkebunan di Sumatera Selatan tergolong tinggi. Hal ini mengakibatkan kekerasan menjadi ancaman bagi pekerja perempuan tersebut menjadi lebih rentan.

Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Rafael Walangitan mengatakan jumlah pekerja perempuan di perkebunan bisa mencapai 2.000 orang.

“Di antara pekerja di perkebunan kelapa sawit terdapat 2.000 pekerja wanita sehingga dinilai rentan. Karena itu, kami meresmikan Rumah perlindungan pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Muba. Rumah ini diharapkan menjadi pengaduan, layanan dan rujukan akhir mereka,” ujarnya saat di Palembang, Kamis (10/6/2021).

Rumah perlindungan pekerja perempuan diharap menjadi akses perlindungan dan pendampingan bagi pekerja perempuan. Kabupaten MUBA menjadi daerah pertama dan percontohan di Sumsel yang sudah memiliki rumah perlindungan pekerja perempuan setelah sebelumnya telah dianggap kabupaten layak anak.

Baca Juga:Jelang Belajar Tatap Muka Juli, Baru 65 Persen Guru Sumsel Divaksin COVID-19

Dalam menangani permasalahan perempuan dan anak, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyebutkan pihak memiliki peran sebatas koordinasi, sinkronisai dan rujukan akhir.

“Kami tidak bisa menjad satu-satunya tempat bernaung, tidak semua bisa kami selesaikan kami berbicara dengan lembaga terkait yang bisa menyelesaikan permasalahan tersebut,”ungkapnya.

Bintang juga mendorong agar anak dan perempuan agar tidak khawatir melaporkan kejadian kekerasan yang terjadi menimpa dirinya atau orang sekitarnya. 

Kontributor: Fitria

Baca Juga:Gubernur Sumsel Ganti Rugi Ojol Gegara Pesanan BTS Meal Dibatalkan, Ini Kata Gojek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak