alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Titik Api di Sumsel Meningkat, Masih Terjadi di Lahan Gambut

Tasmalinda Kamis, 27 Mei 2021 | 19:21 WIB

Titik Api di Sumsel Meningkat, Masih Terjadi di Lahan Gambut
Kebakaran di lahan gambut Ogan Ilir [BPBD Sumsel] Titik Api di Sumsel Meningkat, Masih Terjadi di Lahan Gambut

Kebakaran lahan masih terjadi di Suumatera Selatan. Jumlah titik api atau hotspot meningkat

SuaraSumsel.id - Jumlah tiitk panas atau hotspot yang terdeteksi di Provinsi Sumatera Selatan mulai meningkat pada akhir Mei 2021 ini. Karena itu, masyarakat diharapkan meningkatkan kesiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.

Data Dinas Kehutanan Sumsel dari pantauan satelit LAPAN, Kamis, mencatat jumlah hotspot sejak 1 Januari hingga 27 Mei 2021 mencapai 333 titik di seluruh kabupaten/kota, kecuali Kota Lubuklinggau dan Palembang. Rabu (26/5/2021) malam, karhutla terjadi di lahan gambut.

Jumlah hotspot pada periode 1 - 27 Mei 2021 mencapai 134 titik, lebih tinggi dibanding periode April sebanyak 122 titik, Maret 2021 (49 titik), Februari 2021 (17 titik),  dan Januari 2021 (11 titik).

Kabupaten OKI Paling banyak ditemukan hotspot, yakni 76 titik, disusul Musi Banyuasin (43 titik), Lahat (42 titik), Banyuasin (38 titik), PALI (37 titik), Musi Rawas (25 titik), dan Ogan Ilir (17 titik).

Baca Juga: Elektabilitas Partai di Sumsel: PDIP dan Golkar Bersaing Ketat, Disusul Gerindra

"Memang ada peningkatan sedikit, tapi masih aman," kata Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori .

Namun salah satu hotspot di Ogan Ilir menimbulkan kebakaran lahan seluas dua hektare di sisi Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) KM 15 Desa Sri Banding pada Rabu malam (26/5).

Kebakaran lahan tersebut berlangsung selama lima jam dan berhasil dipadamkan tim gabungan TRC BPBD Ogan Ilir, manggala agni, Polres Ogan Ilir dan masyarakat peduli api Desa Sri Banding.

"Kebakaran terjadi di area semak belukar lahan gambut," ujar Ansori.

Personel satgas diminta bersiaga dan masyarakat diminta waspada dengan kondisi cuaca kering yang mulai melanda sebagian wilayah Sumsel seiring masuknya musim kemarau. (ANTARA)

Baca Juga: Antisipasi Karhutla, 8 Kabupaten di Sumsel Ini Tetapkan Status Siaga

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait