alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Negara Ini Jadi Importir Terbesar ke Sumsel Triwulan I 2021

Tasmalinda Senin, 19 April 2021 | 07:06 WIB

Tiga Negara Ini Jadi Importir Terbesar ke Sumsel Triwulan I 2021
Bendera China (DW Indonesia). Tiga Negara Ini Jadi Importir ke Sumsel Terbesar pada Triwulan I 2021

Terbesar menjadi negara importir ke Sumatera Selatan atau Sumsel ialah China.

SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan atau Sumsel mengimpor sejumlah kebutuhan dari negara-negara ini. Adapun tiga negara terbanyak yang menjadi impotir ke Sumsel, China, Malaysia dan Kanada.

Sepanjang triwulan I 2021 diketahui China yang paling besar mendominasi impor barang ke Sumatera Selatan dengan nilai 164,12 juta dolar AS (USD).

Dua negara lainnya yang juga memiliki pangsa impor di Sumsel, yakni Malaysia 11,55 juta USD dan Kanada 9,46 juta USD berada pada urutan kedua dan ketiga.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Endang Tri Wahyuningsih mengatakan untuk negara peringkat dua dan tiga ini selalu berganti-ganti, sementara China selalu menjadi yang utama sudah beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Jadi Zona Merah Covid 19 saat PPKM Mikro, Ini Himbauan Pemkot Palembang

Barang-barang yang diimpor dari China ini umumnya merupakan barang modal seperti mesin-mesin mekanik dan peralatan listrik.

Menurut penggunaan barang, impor Sumsel pada Januari-Maret 2020 didominasi dengan barang modal 56,06 persen, barang konsumsi 1,59 persen dan bahan baku penolong 42,36 persen.

Sementara ekspor Sumsel ke China, yakni karet remah, batubara, bahan bakar mineral dan pulp dengan total 389,38 juta USD pada Januari-Maret 2021.

Walau ada penurunan drastis untuk ekspor pulp senilai 22,42 persen ke China, tapi share ekspor tetap tinggi ke negara ini.

Dengan demikian neraca perdagangan antara Sumsel dan China masih tetap surplus 225,26 juta USD.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Palembang Hari Ketujuh Ramadhan 1442 Hijiriah

“Sumsel kirim barang ke China, tapi juga mengimpor barang dari sana. Tapi jika dilihat, masih positif sejauh tetap surplus,” kata Endang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait