Geliat Pedagang Kecil Palembang Bertahan di Tengah Pandemi

Pedagang usaha kecil di Palembang yang tetap bertahan di situasi pandemi.

Tasmalinda
Minggu, 28 Februari 2021 | 10:39 WIB
Geliat Pedagang Kecil Palembang Bertahan di Tengah Pandemi
Pedagang warung apung di Palembang {Fitria/suara.com]

Dengan alasan meminimalisir penularan Covid-19, petugas melakukan penertiban bagi para pedagang di pelataran BKB ini.

Tidak jauh beda dengan Feri, Umur Harun (62) pemilik warung apung Mang Ujuk juga merasakan hal yang sama. Pendapatannya, harus menurun hingga merasakan derita menanggung kerugian.

Umur Harun yang tergolong tak lagi muda membuatnya tak mampu membuat strategi lain seperti berjualan online atau mencari tempat lain untuk menutup kekurangan penjualannya.

“Mana bisa ngerti jualan online seperti itu,”katanya di muka perahu apung miliknya.

Baca Juga:Harga Karet Sumsel Terdongkrak Politik Minyak Arab Saudi

Pedagang oleh-oleh Palembang [Fitria/Suara.com]
Pedagang oleh-oleh Palembang [Fitria/Suara.com]

Saat pandemi melanda dan pemberlakukan PSBB di BKB, Harun terpaksa tutup selama empat bulan dan hanya berdiam diri di rumah. Beruntung, karena pempek dagangannya sudah dikenal banyak orang terkadang ada pelanggan memesan untuk dibawa ke kampung halaman.

“Ya kadang ada pesanan pempek untuk dibawa mudik ke Lampung atau daerah-daerah, biasanya bisa sampai ratusan ribu,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan, berdagang pempek di warung apung ini merupakan satu-satunya sumber pencaharian, sehingga mau tidak mau menerima situasi pandemi saat ini.

“Hanya bisa pasrah, dari sinilah kami bisa menyambung hidup,” pungkasnya.

Kontributor: Fitria

Baca Juga:Bisa Tonton Pelantikan Enam Kepala Daerah di Sumsel pada Link YouTube Ini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini