alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jembatan Layang Simpang Sekip Dikebut, 101 Persil Lahan Dibebaskan

Tasmalinda Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:49 WIB

Jembatan Layang Simpang Sekip Dikebut, 101 Persil Lahan Dibebaskan
Rapat pembebasan lahan jembatan layang Simpang Sekip [dok. Pemkot Palembang]

Pemerintah kota Palembang mempersiapkan lahan bagi pembangunan jembatan layang Simpang Sekip.

SuaraSumsel.id - Ketersediaan lahan bagi jembatan layang (flyover) Simpang Sekip mulai dilakukan Pemerintah. Saat ini, Pemerintah kota Palembang mempersiapkan pembebasan lahan pembangunannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, mengatakan sosialisasi pembebasan 101 persil sudah berjalan hampir 70 persen dan pihaknya menargetkan seluruh persil akan selesai pada Maret 2021.

"Tanggal 3-4 Maret harus clear soal administrasi dan sosialisasinya karena pihak balai jalan ingin secepatnya clear," ujarnya, dilansir dari ANTARA, Jumat (26/2/2021).

Dari 101 persil tersebut baru lahan dan bangunan Kantor Camat Kemuning yang telah dirobohkan, sedangkan sisanya meliputi rumah warga serta ruko-ruko sebagian baru siap untuk dibebaskan.

Baca Juga: Bisa Tonton Pelantikan Enam Kepala Daerah di Sumsel pada Link YouTube Ini

Anggaran pembebasan lahan menggunakan APBD Provinsi Sumsel sebesar Rp56 Miliar dan APBD Pemkot Palembang Rp24 miliar.

"Belum ditemukan hambatan teknis dalam pembebasan lahan tersebut," sambungnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi menambahkan proses pembebasan lahan dilakukan secara persuasif melibatkan berbagai pihak.

Warga mengikuti kegiatan senam di Fly Over Bandara Internasional Minangkabau (BIM), di Padangpariaman, Sumatera Barat, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]
Ilustrasi jembatan layang [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]. Di Palembang, sedang dipersiapkan jembatan layang Simpang Sekip

"Kami sampaikan kepada warga besarnya manfaat pembangunan Fly over Simpang Sekip yang akan mengurai kemacetan, tapi prakteknya memang tidak mudah sehingga terus kami upayakan," kata dia.

Pihaknya juga memastikan besaran kompensasi yang diterima masing-masing persil terdampak sudah sesuai berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Baca Juga: Vaksinasi Covid 19 Nakes Sumsel Baru Capai 75 persen

"Jika semua lahan sudah clean and clear maka dana sebesar Rp250 miliar dari APBN dapat dikucurkan sehingga pengerjaan fisik bisa dilaksanakan BBPJN V Sumsel, karena itu kami mohon dukungan semua pihak," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait