- Ziarah Kubro Palembang adalah tradisi ziarah massal ke makam ulama, digelar menjelang Ramadhan, menarik puluhan ribu jemaah.
- Pelaksanaan tahun 2026 diproyeksikan dihadiri sekitar 30.000 jemaah selama tiga hari berturut-turut.
- Kegiatan ini menampilkan arak-arakan massal pakaian putih dan makan bersama sebagai simbol ukhuwah Islamiyah.
Langkah ini dilakukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah yang datang dari berbagai penjuru.
Tak sedikit jemaah yang datang dari luar Pulau Sumatra, bahkan dari negara-negara Timur Tengah. Kehadiran mereka memperkuat posisi Palembang sebagai salah satu pusat wisata religi Islam di Indonesia.
Ziarah Kubro juga memberi dampak ekonomi positif bagi warga sekitar, mulai dari penginapan, transportasi lokal, hingga UMKM kuliner dan cenderamata religi.
Jadwal Umum Ziarah Kubro Palembang
Meski waktu dan lokasi dapat menyesuaikan setiap tahun, pola kegiatan Ziarah Kubro umumnya meliputi:
- Ziarah makam ulama di kawasan 8 Ilir, 12–16 Ulu, dan 13 Ulu
- Haul ulama besar Palembang
- Arak-arakan massal
- Dzikir, selawat, dan doa bersama
Informasi resmi biasanya diumumkan menjelang pelaksanaan.
Ziarah Kubro bukan hanya agenda tahunan, melainkan warisan spiritual yang terus hidup di tengah modernisasi kota. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa Palembang tidak hanya kaya sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki akar religius yang kuat.
Dengan konsistensi pelaksanaan dan dukungan semua pihak, Ziarah Kubro diproyeksikan terus menjadi wisata religi unggulan Indonesia, sekaligus ruang refleksi spiritual menjelang Ramadhan.
Baca Juga: Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
Tag
Berita Terkait
-
Ziarah Kubro Palembang 2026: Jadwal Lengkap, Rangkaian Acara, dan Maknanya
-
Haul dan Ziarah Kubra 2026 di Palembang: Jadwal, Rangkaian, dan Makna Tradisi Religi Besar
-
5 Hal Penting tentang Sejarah Bundaran Air Mancur Palembang yang Perlu Diketahui
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Revitalisasi Makam Ario Damar Tuai Kritik, Dari Nama Salah sampai Bangunan Bocor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar