- Haul dan Ziarah Kubra 2026, tradisi wisata religi besar, akan diadakan di Kota Palembang selama tiga hari.
- Rangkaian acara meliputi ziarah ke makam ulama dan habaib penting di berbagai lokasi bersejarah Palembang.
- Kegiatan massal ini merupakan tradisi tahunan yang menarik ribuan peserta domestik dan mancanegara untuk berziarah bersama.
SuaraSumsel.id - Haul dan Ziarah Kubra 2026 akan digelar di Kota Palembang selama tiga hari penuh, mulai 6–8 Februari 2026. Acara tahunan yang menjadi salah satu tradisi wisata religi terbesar di Sumatera Selatan ini dipastikan berlangsung khidmat dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Palembang dan panitia pelaksana.
Rangkaian Kegiatan Selama Tiga Hari
1. Hari Pertama – Kamis (6 Februari 2026)
Kegiatan dimulai dengan ziarah dan haul di pemakaman Al-Habib Ahmad yang terletak di sekitar Masjid Darul Muttaqien. Setelah itu, dilanjutkan dengan rauah serta haul di Pondok Pesantren Ar-Riyadh sebagai tanda penghormatan kepada para ulama pendahulu.
2. Hari Kedua – Jumat (7 Februari 2026)
Rangkaian ziarah berlanjut ke sejumlah makam auliya dan habaib, termasuk makam di Telaga Swidak dan Babus Salam As-Seggaf. Pada malam harinya puncak haul akan digelar di Kampung Al-Munawwar, salah satu pusat budaya Arab-Islam bersejarah di Palembang.
3. Hari Ketiga – Sabtu (8 Februari 2026)
Puncak acara diisi dengan haul bersama Habib Abdullah dan Habib Abdurrahman di Kampung Sejarah Sei Bayas. Setelah itu, rombongan peziarah akan melanjutkan Ziarah Kubra ke makam ulama besar Palembang seperti Al-Habib Pangeran Syarif Ali di Kawah Tengkurep dan Kambang Koci. Kegiatan akan ditutup dengan wisata bahari menuju Benteng Kuto Besak dan ziarah ke makam Kyai Muara Ogan pada sore harinya.
Ziarah Kubra merupakan tradisi massal yang sudah berlangsung selama puluhan tahun dan kini menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara. Kata “Kubro” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti besar, merujuk pada skala kegiatan dan jumlah peziarah yang hadir.
Baca Juga: Kompetisi Karya Jurnalistik Bank Sumsel Babel 2026: Syarat, Tema, dan Cara Ikut
Berbeda dari ziarah biasa, tradisi ini menyatukan umat muslim dalam rombongan besar yang berjalan dari satu titik makam ke makam lain sambil melantunkan shalawat, dzikir, dan doa bersama, simbol persatuan sekaligus penghormatan terhadap jasa para ulama dan tokoh Islam di Palembang.
Tradisi ini juga telah dikenal luas tidak hanya sebagai bentuk penghormatan spiritual, tetapi juga sebagai daya tarik wisata religi. Pemerintah Kota Palembang berharap kegiatan ini mampu memperkenalkan kekayaan sejarah dan nilai budaya Islam di kota ini kepada wisatawan domestik dan manca negara.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyatakan bahwa Pemkot dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah bersinergi untuk menyukseskan acara ini, dari pengamanan hingga pelayanan jamaah agar berlangsung tertib dan nyaman.
Panitia pelaksana, yang dipimpin oleh Habib Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut serta optimisme bahwa kegiatan tahun ini akan memberikan manfaat spiritual dan sosial besar bagi masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
Elpiji Subsidi Dioplos Jadi Elpiji 12 Kilogram di Palembang, Praktik Ilegal Terbongkar
-
Saat Seniman Bersua Regulasi, Urgensi Seni dan Kebudayaan Palembang Menguat
-
7 Fakta Sidang Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda Dituntut 8,5 Tahun Penjara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter