- Ziarah Kubro Palembang 2026 adalah tradisi ziarah massal ke makam ulama penyebar Islam yang diikuti ribuan jamaah.
- Kegiatan ini bertujuan mengenang perjuangan ulama dan memperkuat ikatan keagamaan serta sosial masyarakat Palembang.
- Rangkaian acara mencakup pembacaan doa, zikir, haul ulama, dan kini menjadi ikon wisata religi nasional.
SuaraSumsel.id - Ziarah Kubro Palembang 2026 kembali digelar dan diperkirakan akan diikuti ribuan jamaah dari berbagai daerah. Tradisi religi besar yang rutin dilaksanakan menjelang Ramadan ini menjadi salah satu agenda spiritual paling penting bagi masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan.
Ziarah Kubro bukan sekadar ziarah makam, tetapi juga momentum mengenang perjuangan para ulama dan habaib yang berjasa menyebarkan Islam di Palembang, sekaligus memperkuat ikatan keagamaan dan kebudayaan umat.
Ziarah Kubro Palembang adalah tradisi ziarah massal ke makam para ulama, wali, dan tokoh penyebar Islam di Palembang. Kegiatan ini telah berlangsung puluhan tahun dan diwariskan secara turun-temurun.
Dalam pelaksanaannya, Ziarah Kubro dirangkai dengan pembacaan doa, tahlil, zikir, hingga haul ulama, yang diikuti jamaah dalam jumlah besar.
Berdasarkan agenda panitia, Ziarah Kubro Palembang 2026 dilaksanakan dalam beberapa hari dengan rute ziarah ke sejumlah makam ulama besar di Palembang.
Rangkaian kegiatan biasanya dimulai sejak pagi hari dan berlangsung hingga sore, dengan titik-titik makam yang telah ditentukan. Pemerintah daerah dan aparat keamanan turut dilibatkan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban acara.
Selain ziarah makam, rangkaian Ziarah Kubro Palembang juga diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya pembacaan doa bersama, pengajian akbar, serta haul sejumlah ulama dan habaib Palembang.
Haul menjadi bagian penting dalam Ziarah Kubro karena berfungsi sebagai sarana mengenang keteladanan, perjuangan dakwah, dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama terdahulu.
Bagi masyarakat Palembang, Ziarah Kubro memiliki makna yang mendalam. Tradisi ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengingat kematian, serta meneladani akhlak dan perjuangan para ulama.
Baca Juga: 5 Fakta Narkoba Etomidate Berkedok Vape yang Beredar di Palembang
Selain itu, Ziarah Kubro juga berperan sebagai perekat sosial yang menyatukan jamaah lintas usia, latar belakang, dan daerah dalam satu ikatan spiritual.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ziarah Kubro Palembang semakin dikenal secara nasional. Banyak jamaah dari luar Sumatera Selatan datang khusus untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini.
Hal tersebut menjadikan Ziarah Kubro tidak hanya sebagai tradisi religi, tetapi juga ikon wisata religi Palembang, yang turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Keberlangsungan Ziarah Kubro hingga kini menunjukkan kuatnya peran masyarakat dan ulama dalam menjaga tradisi keagamaan. Regenerasi jamaah, keterlibatan pemuda, serta dukungan berbagai pihak menjadi kunci agar tradisi ini tetap lestari.
Ziarah Kubro Palembang 2026 diharapkan kembali menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus pengingat akan sejarah panjang Islam di Bumi Sriwijaya.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Narkoba Etomidate Berkedok Vape yang Beredar di Palembang
-
3 Hotel Bintang 5 di Palembang, Lokasi Strategis Kamar Super Nyaman!
-
Kasus Crazy Rich Haji Halim di Ujung Jalan, PN Palembang Siapkan Sidang Gugur Perkara
-
Haul dan Ziarah Kubra 2026 di Palembang: Jadwal, Rangkaian, dan Makna Tradisi Religi Besar
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap