Tasmalinda
Senin, 19 Januari 2026 | 23:17 WIB
bundaran air mancur Palembang
Baca 10 detik
  • Bundaran Air Mancur dibangun sebagai penanda visual modernisasi kota dan berfungsi sebagai orientasi ruang utama Palembang.
  • Elemen air mancur secara filosofis melambangkan kehidupan serta dinamika peradaban kota yang berbasis pada budaya sungai.
  • Ikon ini telah menjadi memori kolektif warga sebagai titik temu penting dan penanda pusat kota yang historis.

SuaraSumsel.id - Bagi warga Palembang, Bundaran Air Mancur bukan sekadar titik temu jalan atau elemen estetika kota. Ikon ini menyimpan sejarah panjang, makna filosofis, dan ingatan kolektif yang tumbuh seiring perjalanan kota. Di tengah perbincangan soal penataan dan revitalisasi, memahami akar sejarahnya menjadi kunci agar perubahan tak kehilangan arah.

Berikut lima hal penting tentang sejarah Bundaran Air Mancur Palembang yang perlu diketahui.

1. Dibangun sebagai Penanda Modernisasi Kota

Bundaran Air Mancur hadir ketika Palembang mulai menata wajahnya sebagai kota besar. Keberadaan air mancur di pusat bundaran dirancang sebagai landmark visual—mudah dikenali, berfungsi sebagai orientasi ruang, dan menandai semangat modernisasi pada masanya.

2. Air Mancur Melambangkan Kehidupan dan Peradaban

Elemen air bukan pilihan acak. Air mancur dimaknai sebagai simbol kehidupan, keberlanjutan, dan dinamika peradaban. Bagi Palembang—kota yang tumbuh dari budaya sungai—air merepresentasikan identitas yang mengalir dan menyatukan.

3. Ikon Kota yang Hidup dalam Ingatan Warga

Seiring waktu, Bundaran Air Mancur menjadi bagian dari memori sosial: titik temu, latar foto keluarga, hingga penanda “pusat kota” bagi generasi lama. Ia hadir dalam dokumentasi lama, cerita lisan, dan nostalgia warga yang tumbuh bersamanya.

4. Mengalami Perubahan Mengikuti Zaman

Baca Juga: Palembang Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Sumsel

Sebagai ruang publik, Bundaran Air Mancur tak luput dari penyesuaian—baik demi kelancaran lalu lintas maupun estetika. Namun setiap perubahan selalu memantik diskusi, karena nilai historis dan simbolik yang melekat membuat publik sensitif pada perubahan bentuk maupun makna.

5. Sejarahnya Jadi Rujukan Menilai Perubahan Hari Ini

Memahami sejarah Bundaran Air Mancur penting agar pembaruan kota tetap berpijak pada konteks. Sejarah memberi tolok ukur: mana yang bisa diperbarui, mana yang sebaiknya dijaga. Tanpa itu, ikon kota berisiko kehilangan identitas yang telah lama hidup.

Bundaran Air Mancur Palembang adalah ruang simbolik—ia merangkum perjalanan kota, nilai, dan ingatan warganya. Ketika perubahan datang, sejarah menjadi kompas agar pembangunan tetap selaras dengan jati diri kota.

Load More