- Haji Halim Ali, tokoh masyarakat dan pengusaha senior Palembang, meninggal dunia pada hari Kamis, 22 Januari 2026.
- Beliau dikenal luas atas peranannya membangun relasi sosial serta keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.
- Menjelang wafat, Haji Halim Ali berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek Tol Betung–Tempino–Jambi.
SuaraSumsel.id - Nama Haji Halim Ali menjadi perhatian luas publik Sumatera Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Sosok yang dikenal sebagai tokoh masyarakat dan pengusaha senior di Palembang ini tutup usia, hari ini, Kamis (22/1/2026).
Kepergiannya memicu banyak pertanyaan mengenai siapa sebenarnya Haji Halim Ali, bagaimana kiprahnya di Sumsel, dan apa perkara hukum yang menjeratnya?
Haji Halim Ali dikenal luas sebagai figur sepuh di Palembang dan sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Dalam perjalanan hidupnya, ia aktif membangun relasi sosial, terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, serta memiliki jaringan luas di kalangan masyarakat dan pelaku usaha.
Bagi banyak warga, namanya lekat dengan peran sebagai pengusaha senior yang telah lama berkiprah dan menjadi rujukan di lingkungan sosialnya. Kedekatannya dengan berbagai lapisan masyarakat membuatnya dikenal bukan hanya sebagai figur ekonomi, tetapi juga tokoh sosial.
Selain aktivitas usaha, Haji Halim Ali kerap disebut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia dikenal hadir dalam agenda keagamaan dan acara kemasyarakatan, serta memiliki peran sebagai tokoh yang dituakan.
Kiprah inilah yang membuat kabar wafatnya menyentuh banyak pihak, tak hanya keluarga dan kerabat, tetapi juga masyarakat yang pernah bersentuhan langsung dengan perannya.
Di akhir hayatnya, nama Haji Halim Ali juga mencuat karena perkara hukum dugaan korupsi pengadaan lahan proyek Tol Betung–Tempino–Jambi. Dalam perkara tersebut, ia tercatat sebagai terdakwa, dengan proses persidangan yang belum mencapai putusan berkekuatan hukum tetap.
Kasus ini menarik perhatian publik karena menyangkut proyek infrastruktur strategis dan melibatkan tokoh yang dikenal luas di Sumatera Selatan.
Sebelum wafat, sejumlah agenda persidangan Haji Halim Ali berulang kali ditunda. Penundaan dilakukan setelah pengadilan menerima keterangan medis yang menyatakan kondisi kesehatan terdakwa tidak memungkinkan untuk hadir di ruang sidang.
Baca Juga: Top Up i.saku Kini Sat-Set Tanpa Ribet, Cukup Pakai Virtual Account Bank Sumsel Babel
Dalam periode itu, Haji Halim Ali dilaporkan menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang memburuk, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Haji Halim Ali meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif di rumah sakit. Kepergiannya menempatkan perkara hukum yang berjalan dalam posisi yang menjadi perhatian publik, terutama terkait bagaimana kelanjutan proses penegakan hukum setelah terdakwa wafat.
Hingga akhir hayatnya, perkara yang menjerat Haji Halim Ali belum diputus secara inkrah, sehingga asas praduga tak bersalah tetap melekat sesuai prinsip hukum.
Kepergian Haji Halim Ali menutup perjalanan panjang seorang tokoh masyarakat Sumsel yang berpengaruh. Di satu sisi, ia dikenang atas kiprah sosial dan relasi luas yang dibangunnya. Di sisi lain, perkaranya menjadi bagian dari catatan hukum yang terus diperbincangkan publik.
Bagi masyarakat Sumatera Selatan, nama Haji Halim Ali kini dikenang sebagai figur dengan dua sisi perjalanan, yakni pengaruh sosial yang kuat dan proses hukum yang belum tuntas hingga akhir hayatnya.
Tag
Berita Terkait
-
Elpiji Subsidi Dioplos Jadi Elpiji 12 Kilogram di Palembang, Praktik Ilegal Terbongkar
-
5 Fakta Haji Halim Ali Meninggal Dunia, Terdakwa Kasus Tol Betung-Tempino
-
Terdakwa Kasus Tol Betung - Tempino, Haji Halim Ali Meninggal Dunia
-
Tokoh Masyarakat Sumsel Haji Kms Halim Ali Tutup Usia di Usia 88 Tahun
-
Saat Seniman Bersua Regulasi, Urgensi Seni dan Kebudayaan Palembang Menguat
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi
-
Gen Z Pilih Kripto atau Reksa Dana? APRDI Ungkap Tren Investasi Anak Muda di 2026
-
Dorong Transaksi Resmi di Perbatasan, BRI Hadirkan Money Changer di PLBN Motaain
-
Viral Totok Daun Sirih ke Bayi Menangis, Siapa Ferizka yang Kini Jadi Sorotan?