- Bank Sumsel Babel menyediakan solusi top up i.saku cepat dan aman melalui Virtual Account bagi masyarakat Sumsel dan Babel.
- Proses pengisian saldo i.saku menggunakan kode provider 90170 dapat diselesaikan seketika secara *realtime*.
- Layanan ini dapat diakses melalui berbagai kanal Bank Sumsel Babel termasuk BSB Mobile, ATM/CRM, dan Internet Banking.
SuaraSumsel.id - Kemudahan transaksi digital kini semakin terasa bagi masyarakat Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Bank Sumsel Babel menghadirkan solusi top up i.saku yang lebih cepat, aman, dan praktis melalui layanan Virtual Account Bank Sumsel Babel, sehingga pengguna tak perlu lagi ribet antre atau khawatir saldo terlambat masuk.
Dengan memanfaatkan Virtual Account, proses top up i.saku kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik. Cukup menggunakan kode provider i.saku 90170, saldo akan langsung masuk secara realtime. Skema ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan transaksi digital serba sat-set, terutama di tengah meningkatnya penggunaan dompet digital dalam aktivitas harian.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menegaskan bahwa penguatan layanan top up dompet digital merupakan bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel dalam memperluas ekosistem transaksi non-tunai di daerah.
Menurutnya, Virtual Account menjadi solusi yang aman dan efisien untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah, aman, dan tanpa hambatan. Virtual Account Bank Sumsel Babel dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi nasabah,” ujarnya.
Keunggulan lain dari layanan ini, top up i.saku dapat dilakukan melalui berbagai kanal Bank Sumsel Babel. Nasabah bisa memilih menggunakan BSB Mobile, ATM/CRM, Internet Banking, hingga teller di kantor cabang. Fleksibilitas ini memberi kebebasan bagi pengguna untuk bertransaksi kapan saja dan di mana saja, tanpa tergantung satu kanal tertentu.
Tak hanya praktis, sistem Virtual Account juga memberikan lapisan keamanan tambahan karena setiap transaksi tercatat secara otomatis dan transparan. Hal ini menjadikan layanan top up i.saku melalui Bank Sumsel Babel cocok digunakan untuk kebutuhan pribadi maupun transaksi usaha yang menuntut kecepatan dan ketepatan pencatatan.
Dengan kemudahan ini, Bank Sumsel Babel mengajak masyarakat untuk mulai beralih ke transaksi digital yang lebih efisien dan modern. Top up i.saku kini tak lagi merepotkan, cukup satu kode dan saldo langsung masuk. Informasi lengkap mengenai layanan Virtual Account dan transaksi digital lainnya dapat diakses melalui kantor Bank Sumsel Babel terdekat atau situs resmi www.banksumselbabel.com.
Berita Terkait
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
Liburan Lebih Praktis, Kartu Debit Bank Sumsel Babel Temani Perjalanan di Italia
-
Transfer Gratis Tanpa Ribet, Ini Cara Bank Sumsel Babel Bikin Transaksi Makin Hemat
-
Gebyar Kredit Serbaguna Bank Sumsel Babel, Ajukan Kredit Langsung Bawa Pulang Hadiah
-
BSB Kembali Terbaik Nasional, Pertahankan Peringkat Pertama SLE Index 2026
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen