- Gubernur Herman Deru meninjau langsung banjir di OKU Timur pada 9 Januari 2025 untuk memastikan keselamatan warga.
- Banjir di OKU Timur merendam 871 rumah dan 692 hektare sawah di Kecamatan Belitang II saja.
- Pemerintah akan menyalurkan bantuan sembako dan benih padi bagi petani setelah banjir surut.
SuaraSumsel.id - Banjir yang melanda wilayah OKU Timur, Sumatera Selatan masih menyisakan keprihatinan. Di tengah kondisi tersebut, Herman Deru turun langsung ke lokasi banjir di Desa Raman Jaya, Kecamatan Belitang II, Jumat (9/1/2025), untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menyalurkan bantuan.
Didampingi Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva dan Bupati OKU Timur Lanosin, Gubernur meninjau langsung permukiman warga yang terdampak luapan sungai akibat curah hujan tinggi.
Dalam kunjungannya, Herman Deru menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi hal utama dalam penanganan bencana. Ia memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir.
“Yang paling penting adalah memastikan tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, sampai saat ini warga dalam kondisi aman,” ujar Herman Deru di hadapan warga.
Ia juga meminta seluruh unsur pemerintahan desa hingga kecamatan untuk tetap siaga, mengingat potensi kenaikan debit air masih bisa terjadi.
Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak untuk meringankan beban selama masa tanggap darurat. Ia juga mengajak masyarakat tetap menjaga semangat gotong royong dan optimisme agar bisa segera bangkit setelah banjir surut.
“Musibah ini harus kita hadapi bersama. Dengan kebersamaan, kita bisa lebih cepat pulih,” pesannya.
Tak hanya fokus pada kebutuhan harian warga, Herman Deru juga menaruh perhatian serius pada dampak banjir terhadap sektor pertanian. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menyiapkan bantuan benih padi bagi petani yang lahannya terendam.
“Begitu air surut dan pendataan selesai, bantuan benih padi akan segera kita salurkan,” tegasnya.
Ratusan Rumah dan Ratusan Hektare Sawah Terendam
Baca Juga: Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
Berdasarkan data di lapangan, Camat Belitang II, Suyadi, melaporkan delapan desa terdampak, dengan 871 rumah dan sekitar 692 hektare lahan pertanian terendam banjir. Sementara di Kecamatan Belitang Mulia, terdapat lima desa terdampak, dengan 126 rumah dan 243 hektare lahan pertanian ikut terendam.
Kepala Desa Raman Jaya, Barnawi, menyebut banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap.
Untuk membantu warga bertahan selama banjir belum surut, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah mendirikan posko penanganan banjir dan dapur umum. Bantuan logistik terus disalurkan sembari menunggu kondisi kembali normal.
Kunjungan langsung Gubernur ini menjadi harapan tersendiri bagi warga OKU Timur—bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian, dan pemulihan pascabanjir telah mulai dipersiapkan sejak dini.
Berita Terkait
-
Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Ekosistem Transaksi Digital Grab di OKU Timur
-
Cek Fakta: Viral Anies Baswedan Sumbang Dana Rp300 Triliun untuk Bencana Sumatera, Benarkah?
-
Ada Apa di Malam Tahun Baru di Palembang? Bukan Pesta, Warga Diajak Doa Bersama
-
Cek Fakta: Viral Luhut Ancam Korban Banjir Bandang Sumatera, Benarkah?
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS