- Kejari Palembang memeriksa 51 saksi terkait dugaan korupsi proyek pemeliharaan lampu jalan dari APBD Perubahan tahun 2025.
- Penyidik telah menggeledah Kantor Dishub Palembang dan menyita dokumen serta barang bukti elektronik untuk kebutuhan pembuktian hukum.
- Penyidik belum mengonfirmasi isu keterlibatan 15 anggota DPRD Palembang dan terus mendalami fakta hukum guna menetapkan pihak bertanggung jawab.
SuaraSumsel.id - Penyidikan dugaan korupsi proyek pemeliharaan lampu jalan di Kota Palembang semakin melebar. Hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang telah memeriksa 51 orang saksi dari berbagai latar belakang.
Di tengah penyidikan yang terus bergulir, muncul isu yang menyeret nama 15 anggota DPRD Kota Palembang. Mereka disebut-sebut diduga menerima aliran fee dari proyek lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
Lantas, benarkah belasan anggota dewan ikut terseret dalam kasus tersebut?
Kejari Palembang belum membenarkan dugaan itu. Namun, kejaksaan juga menegaskan siapa pun yang terlibat atau memiliki kaitan dengan perkara akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Palembang Mochamad Ali Rizza meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan alat bukti dan fakta hukum. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghormati proses penyidikan perkara ini," kata Ali Rizza, Selasa (14/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berkembangnya narasi yang menyebut 15 anggota DPRD Palembang diduga menerima aliran dana dari proyek pemeliharaan lampu jalan.
Ali Rizza menegaskan setiap informasi yang berkembang akan ditelusuri penyidik berdasarkan alat bukti dan fakta hukum, bukan spekulasi. "Siapa pun yang terlibat atau yang berkaitan dengan perkara ini akan kami panggil untuk diminta keterangan sebagai saksi," tegasnya.
Jumlah saksi yang diperiksa dalam perkara ini bertambah cepat. Pada Sabtu (11/7/2026), Kejari Palembang tercatat telah memeriksa 23 saksi. Mereka berasal dari sejumlah unsur, termasuk lurah, aparatur sipil negara Dinas Perhubungan Kota Palembang hingga mantan Kepala Dishub Palembang.
Kini, berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah saksi yang telah diperiksa mencapai 51 orang.
Baca Juga: Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
Pemeriksaan puluhan saksi tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan dalam kegiatan pemeliharaan lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Kota Palembang Tahun Anggaran 2025.
Sebelumnya, delapan lurah berinisial NR, IC, H, DA, K, A, MA dan NY diperiksa sebagai saksi. Masing-masing saksi mendapat sekitar 25 hingga 30 pertanyaan dari penyidik. "Pemeriksaan dilakukan guna kepentingan penyidikan dan dalam rangka melengkapi berkas perkara," kata Ali Rizza.
Sebelum delapan lurah tersebut, penyidik juga telah memeriksa mantan Kepala Dishub Palembang berinisial AS bersama lima lurah lainnya.
Benarkah 15 Anggota DPRD Palembang Terseret?
Isu mengenai belasan anggota DPRD Kota Palembang muncul di tengah penyidikan kasus tersebut.
Informasi yang beredar menyebut adanya 15 anggota dewan yang diduga ikut menikmati fee proyek lampu jalan. Namun, tudingan itu belum dikonfirmasi sebagai fakta hukum oleh Kejari Palembang. Ketika dimintai tanggapan mengenai informasi tersebut, Kejari Palembang meminta publik menunggu perkembangan penyidikan.
Berita Terkait
-
Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Korupsi Lampu Jalan Diusut, Publik Kembali Ramai Bahas Unggahan Prima Salam soal 7.000 Lampu
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
-
Benarkah 5 Pegawai Dishub Palembang Dipecat Usai Ribut Razia Ilegal? Ratu Dewa Buka Suara
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh