- Banjir melanda OKU Timur, Sumatera Selatan pada Kamis (8/1/2026) pagi akibat hujan deras semalaman.
- Luapan Sungai Muara Balak memperparah kondisi, merendam puluhan rumah di tujuh desa hingga setinggi pinggang.
- BPBD OKU Timur sedang memantau situasi, mendata dampak, serta berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.
SuaraSumsel.id - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan dilanda banjir pada Kamis (8/1/2026) pagi setelah hujan deras turun semalaman penuh. Akibatnya, puluhan hingga ratusan rumah di tujuh desa terendam air, memutus akses jalan sekaligus mengguncang aktivitas masyarakat.
Berikut fakta-fakta pentingnya:
1. Hujan Deras Mengguyur Semalaman
Hujan mengguyur wilayah OKU Timur sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, menyebabkan air cepat naik dan menggenangi pemukiman warga di sejumlah desa. Curah hujan tinggi ini dipicu oleh hujan yang berlangsung lama dan intensitas kuat hingga pagi hari.
2. Tujuh Desa Terendam Banjir
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Belitang III berdampak pada sejumlah desa dengan tingkat kerusakan bervariasi. Di Desa Nusa Bali, tercatat 5 rumah warga terendam banjir. Sementara di Desa Ringin Sari, 6 rumah terdampak genangan air. Kondisi serupa terjadi di Desa Karangsari dengan 5 rumah terendam, serta Desa Nusa Tenggara yang mencatat 7 rumah warga terdampak.
Namun, situasi paling parah terjadi di Desa Nusa Jaya, di mana genangan air meluas dan merendam permukiman warga secara signifikan, sehingga aktivitas masyarakat nyaris lumpuh..
3. Sungai Muara Balak Meluap
Selain hujan deras, banjir juga diperparah oleh meluapnya Sungai Muara Balak di Desa Nusa Jaya mulai sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Luapan inilah yang membuat air banjir naik secara drastis di permukiman.
4. Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa
Ketinggian air banjir dilaporkan antara 60–100 cm, bahkan beberapa titik mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Banyak warga kebingungan menyelamatkan barang-barang karena banjir datang ketika mereka masih tidur.
5. Rumah dan Kendaraan Ikut Terendam
Tidak hanya rumah warga yang terendam, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat juga ikut terendam. Aktivitas sekolah bahkan dihentikan sementara karena kondisi yang tidak aman bagi pelajar.
6. Warga Terpaksa Evakuasi Mandiri
Dengan debit air yang terus naik, sebagian warga memilih evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi, sementara lainnya terpaksa bertahan di rumah mereka karena tidak sempat menyelamatkan perabotan.
7. BPBD Terus Pantau dan Koordinasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur masih melakukan pendataan rumah dan warga terdampak, serta terus memantau kondisi debit air. Koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan juga sedang berjalan untuk menyiapkan langkah lanjutan jika hujan kembali meningkat.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Kepala Cabang Koperasi di Sumsel Diduga Gelapkan Rp 1,3 Miliar
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Ekosistem Transaksi Digital Grab di OKU Timur
-
Cek Fakta: Viral Anies Baswedan Sumbang Dana Rp300 Triliun untuk Bencana Sumatera, Benarkah?
-
Ada Apa di Malam Tahun Baru di Palembang? Bukan Pesta, Warga Diajak Doa Bersama
-
Cek Fakta: Viral Luhut Ancam Korban Banjir Bandang Sumatera, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Video Ibu dan Anak Tewas Berpelukan Korban Banjir Sumatera, Benarkah?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Saat Sekolah Lain Kebanjiran Murid, SMA Negeri di Lubuk Linggau Ini Cuma Dapat 13 Siswa
-
BRI Konsisten Jadi Penyetor Pajak Terbesar Industri Keuangan, Perkuat Pembangunan Nasional
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak