- Sebuah video viral di TikTok pada Jumat (19/12/2025) menuduh Luhut mengancam korban banjir bandang Sumatera.
- Penelusuran fakta menunjukkan tidak ada pernyataan resmi Luhut yang berisi ancaman terhadap korban bencana banjir.
- Video yang beredar merupakan potongan konteks berbeda yang diberi narasi palsu untuk memicu reaksi publik.
SuaraSumsel.id - Media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video viral yang disertai narasi menyebut Luhut Binsar Pandjaitan mengancam korban banjir bandang di Sumatera. Unggahan itu menyebar cepat dan memicu kemarahan warganet, karena seolah-olah pejabat negara menyalahkan bahkan menekan masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
Pada Jumat (19/12/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di TikTok oleh akun “albiaL” (@albial.adv) dengan narasi:
“pejabat macam gini kok ya gak DIPECAT ?!? kira² Prabowo takut atau gimana ya.....”
di unggahannya dan
“LUHUT BERULAH LAGI!!!
KALI INI ANCAM KORBAN BANJIR BANDANG SUMATERA” di dalam video.
Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah disukai 43.9 ribu kali, dikomentari 7.758 kali, disimpan sebagai penunjuk halaman (bookmark) atau favorit 3.997 kali, dan dibagikan 6.146 kali oleh pengguna TikTok lainnya.
Namun, benarkah Luhut pernah mengancam korban banjir bandang di Sumatera seperti yang diklaim?
Klaim yang Beredar
Dalam unggahan yang tersebar di Facebook dan platform lain, ditampilkan potongan video Luhut yang disertai teks narasi bernada keras. Narasi tersebut menyimpulkan bahwa Luhut mengancam warga terdampak banjir bandang, dan menyiratkan sikap tidak empatik terhadap korban bencana alam.
Video itu dibagikan berulang kali tanpa penjelasan waktu, lokasi, maupun konteks pernyataan yang jelas.
Baca Juga: Dony Oskaria dan Dirut BRI Turun Langsung Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang
Hasil Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran pemeriksa fakta TurnBackHoax.ID, klaim tersebut tidak sesuai fakta.
Faktanya:
- Tidak ditemukan pernyataan resmi Luhut yang berisi ancaman kepada korban banjir bandang di Sumatera.
- Potongan video yang digunakan dalam unggahan tidak berkaitan dengan peristiwa banjir bandang maupun situasi korban bencana.
- Video tersebut diambil dari konteks berbeda, lalu diberi narasi tambahan yang mengubah makna pernyataan aslinya.
- Penelusuran ke berbagai pemberitaan media kredibel justru menunjukkan bahwa Luhut terlibat dalam koordinasi pemulihan dan penanganan pascabencana, bukan mengancam korban.
Dengan kata lain, narasi “Luhut mengancam korban banjir bandang Sumatera” merupakan hasil manipulasi konteks, bukan fakta yang benar.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Konten seperti ini memanfaatkan:
Berita Terkait
-
Dony Oskaria dan Dirut BRI Turun Langsung Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang
-
Tak Sampai Rp1 Juta, Ini Itinerary Libur Natal & Tahun Baru 3 Hari di Palembang
-
Logistik Sumsel Menggeliat, Pelindo Palembang Catat Lonjakan Arus Barang 2025
-
Rumah Sri Ksetra Raih Anugerah Kebudayaan, Simbol Kekayaan Budaya Sumatera Selatan
-
Lengkap! Ini Peta Jalan Tol Trans-Sumatera di Sumsel 2025 & Daftar Gerbang Tolnya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati