SuaraSumsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang barang rampasan dari hasil kejahatan korupsi.
Kali ini, sederet tas mewah yang sebelumnya dimiliki oleh para eks pejabat dan tersangka kasus korupsi bakal dilepas ke publik dengan harga yang jauh di bawah pasaran.
Menariknya, beberapa tas branded tersebut dibuka dengan harga limit yang cukup terjangkau, bahkan ada yang hanya dilego mulai dari Rp 700 ribuan.
Lelang tersebut dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III secara daring pada Selasa, 11 Juni 2025.
KPK membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti lelang dan membawa pulang barang-barang mewah sitaan koruptor ini.
Daftar Tas Mewah yang Dilelang
Berdasarkan pengumuman resmi KPK, berikut beberapa tas mewah yang menjadi incaran dalam lelang kali ini:
1. Tas Branded Louis Vuitton
Model: Shoulder Bag
Kondisi: Bekas, masih baik
Harga Limit: Rp 2.000.000
Uang Jaminan: Rp 1.000.000
Asal Barang: Rampasan dari perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Harry Prasetyo, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya.
Baca Juga: KPK Lelang Tas Mewah Loup Noir, Siapa Cepat Dia Dapat!
2. Tas Chanel Classic Flap Bag
Model: Medium
Kondisi: Bekas, terdapat sedikit noda di bagian dalam
Harga Limit: Rp 5.500.000
Uang Jaminan: Rp 2.750.000
Asal Barang: Rampasan dari perkara tindak pidana pencucian uang mantan pejabat BUMN.
3. Tas Gucci GG Supreme Tote
Kondisi: Bekas, warna sedikit pudar
Harga Limit: Rp 1.800.000
Uang Jaminan: Rp 900.000
Asal Barang: Rampasan perkara suap proyek di Kementerian PUPR.
4. Tas Coach Signature Shoulder Bag
Kondisi: Bekas, masih layak pakai
Harga Limit: Rp 750.000
Uang Jaminan: Rp 400.000
Asal Barang: Rampasan perkara korupsi pengadaan alat kesehatan.
Berita Terkait
-
KPK Lelang Tas Mewah Loup Noir, Siapa Cepat Dia Dapat!
-
KPK Lelang Barang Sitaan 11 Juni 2025, Segini Harga Termurah
-
Bupati OKU Diperiksa KPK, Ini Pengakuan Teddy Meilwansyah Soal Kasus Korupsi PUPR
-
Kasus Suap Proyek di OKU: KPK Temukan Bukti Baru Usai Geledah Rumah Pejabat dan Kontraktor
-
Gedung DPRD OKU Digeledah KPK, Anggota Dewan Kompak Hilang Saat Pemeriksaan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
-
Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?