Tasmalinda
Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB
Program Sekolah Kembali Pertamina EP Adera Field membuka ruang bagi anak-anak putus sekolah
Baca 10 detik
  • Mesi Saputri kembali melanjutkan pendidikan melalui Program Sekolah Kembali Pertamina EP Adera Field pada tahun 2026.
  • Program tersebut memberikan ijazah Paket C serta pelatihan keterampilan menjahit bagi 71 peserta putus sekolah.
  • Mesi kini telah lulus, membuka usaha menjahit rumahan, dan berencana melanjutkan kuliah menjadi guru.

SuaraSumsel.id - Enam tahun lalu, Mesi Saputri harus mengubur mimpinya menjadi seorang guru. Saat duduk di bangku kelas X SMA, ia terpaksa putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19.

Di usia 15 tahun, Mesi memilih berhenti belajar. Hidup terus berjalan. Ia kemudian menikah muda dan menjadi ibu rumah tangga. Meski demikian, keinginan untuk kembali mengenyam pendidikan tak pernah benar-benar padam.

Harapan itu akhirnya datang pada 2026. Mesi mendapat kabar dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Ilmi tentang Program Sekolah Kembali yang diinisiasi Pertamina EP Adera Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.

Program tersebut membuka kesempatan bagi warga yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan melalui Paket C, sekaligus membekali peserta dengan keterampilan menjahit sebagai bekal ekonomi.

Tanpa ragu, Mesi meminta izin kepada suaminya untuk kembali bersekolah. Restu pun diberikan.

Mesi menjadi salah satu dari 71 peserta berusia rata-rata 20–25 tahun yang mengikuti Program Sekolah Kembali. Mereka belajar 15 mata pelajaran secara rutin dua kali dalam sepekan, sekaligus mengikuti pelatihan menjahit mulai dari membuat pakaian hingga tas.

Bagi Mesi, kesempatan kedua itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

"Kalau tidak ada Program Sekolah Kembali dari Pertamina EP Adera, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya ingin kuliah di jurusan PGSD karena sejak kecil bercita-cita menjadi guru," ujar Mesi yang kini berusia 21 tahun.

Lulus Paket C, Kini Bangun Usaha Menjahit

Baca Juga: Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter

Pada pertengahan Juni 2026, Mesi berhasil lulus ujian Paket C. Kelulusan itu menjadi langkah awal untuk kembali mengejar cita-citanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sembari menunggu proses pendaftaran kuliah, ia mulai membuka usaha kecil di rumah berupa warung dan jasa menjahit. Keahlian tersebut diperoleh dari pelatihan yang diberikan melalui Program Sekolah Kembali.

"Alhamdulillah sekarang ada saja yang mengecilkan celana atau menjahit baju. Saya bisa mendapat sekitar Rp400 ribu per bulan. Lumayan untuk tambahan penghasilan keluarga," katanya.

Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah

Program Sekolah Kembali merupakan hasil kolaborasi Pertamina EP Adera Field bersama PKBM Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa, serta didukung pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Program ini menyasar anak-anak putus sekolah dari jenjang SD hingga SMA di sekitar wilayah operasi perusahaan agar kembali memperoleh akses pendidikan sekaligus keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Load More