Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi

Ditpolairud Polda Sumsel sita 21 ton solar ilegal di Sungai Musi dan amankan 5 orang. Kasus ini menambah daftar masalah distribusi BBM di Sumsel setelah maraknya mafia solar di SPBU.

Tasmalinda
Kamis, 09 Juli 2026 | 23:26 WIB
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
penangkapan 21 ton solar subsidi ilegal di Sungai Musi Sumatera Selatan [dok humas Polda Sumsel]
Baca 10 detik
  • Ditpolairud Polda Sumsel mengamankan 21 ton solar ilegal dan lima pelaku di perairan Sungai Musi pada Rabu malam.
  • Aksi ilegal tersebut dilakukan melalui pemindahan bahan bakar dari truk tangki modifikasi menuju tiga unit kapal tug boat.
  • Polisi kini menyelidiki asal-usul solar ilegal serta jaringan distribusi yang terlibat dalam kasus penyelundupan di wilayah Palembang tersebut.

Bahkan, Herman Deru menyebut terdapat SPBU yang enggan menerima tambahan pasokan Bio Solar karena tidak tahan menghadapi dugaan mafia BBM di lapangan.

Persoalan itu kemudian mendorong Pemprov Sumsel membentuk Satgas Pengawasan Suplai dan Penyaluran BBM yang melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, kepolisian, serta berkoordinasi dengan BPH Migas.

Mulai 8 Juli 2026, pengawasan penyaluran solar subsidi juga diperketat di 10 SPBU Palembang. Salah satu mekanismenya adalah pencocokan barcode dengan STNK asli untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan BBM subsidi diterima kendaraan yang berhak.

Dua Peristiwa, Belum Terbukti Saling Berkaitan

Baca Juga:PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW

Meski terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dan sama-sama menyangkut persoalan distribusi solar, belum ada bukti atau pernyataan resmi yang menghubungkan kasus 21 ton BBM ilegal di Sungai Musi dengan dugaan mafia solar subsidi di SPBU.

Solar yang diamankan Ditpolairud disebut sebagai solar olahan ilegal, sementara persoalan yang sebelumnya disoroti Pemprov Sumsel menyangkut dugaan penyalahgunaan distribusi solar bersubsidi di SPBU. Keduanya tidak boleh serta-merta dianggap berasal dari jaringan yang sama tanpa hasil penyidikan.

Namun, pengungkapan terbaru ini membuat satu pertanyaan kembali mengemuka: apakah lima orang yang diamankan merupakan ujung dari rantai distribusi, atau masih ada pihak lain yang berada di balik pergerakan 21 ton BBM ilegal tersebut?

Polda Sumsel menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan. Asal-usul BBM, jalur distribusi, dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas masih menjadi fokus pendalaman.

Bagi Sumsel, dua peristiwa yang terjadi berdekatan ini membuat pengawasan distribusi BBM kembali menjadi ujian. Di darat, pemerintah sedang menghadapi dugaan penyalahgunaan solar subsidi dan antrean panjang SPBU. Di Sungai Musi, polisi kini menelusuri mata rantai di balik puluhan ton solar olahan ilegal yang nyaris masuk ke tiga tug boat.

Baca Juga:Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak