Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?

Eks terpidana korupsi Masjid Sriwijaya, Ahmad Nasuhi, kembali jadi sorotan usai terlibat kecelakaan maut di Pasar Cinde, Palembang, yang menewaskan dua orang. Kasus kini diselidiki polisi.

Tasmalinda
Minggu, 07 Juni 2026 | 22:04 WIB
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
Ahmad Nasuhi, terpidana korupsi yang mengalami kecelakaan maut fortuner di pasar Cinde Palembang
Baca 10 detik
  • Ahmad Nasuhi, mantan terpidana kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya, kembali menjadi sorotan publik akibat keterlibatannya dalam kecelakaan maut.
  • Kecelakaan beruntun melibatkan mobil Ahmad Nasuhi terjadi di kawasan Pasar Cinde, Palembang, pada Rabu, 3 Juni 2026.
  • Insiden lalu lintas tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia serta beberapa korban lainnya mengalami luka-luka cukup serius.

SuaraSumsel.id - Kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Pasar Cinde Palembang tidak hanya menyita perhatian karena menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka. Identitas pengemudi Toyota Fortuner yang terlibat dalam insiden tersebut membuat kasus ini berkembang menjadi perbincangan yang lebih luas.

Pengemudi itu adalah Ahmad Nasuhi, mantan aparatur sipil negara (ASN) yang pernah divonis delapan tahun penjara dalam kasus korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, salah satu perkara korupsi terbesar yang pernah mengguncang Sumatera Selatan.

Kini, namanya kembali menjadi sorotan. Bukan karena perkara korupsi, melainkan karena kecelakaan beruntun yang menewaskan dua orang di jantung Kota Palembang.

Namun di balik kecelakaan tersebut, muncul satu pertanyaan yang ramai diperbincangkan publik: bagaimana Ahmad Nasuhi bisa berada di luar penjara dan mengendarai mobil jika vonis delapan tahun terhadap dirinya baru dijatuhkan beberapa tahun lalu?

Baca Juga:PK Alex Noerdin Ditolak MA, Dodi Reza Kembalikan Rp59,2 Miliar Kerugian Negara

Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Dua Orang

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto menjelaskan kecelakaan bermula ketika Toyota Fortuner BG 1857 UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi melaju dari arah Simpang Charitas menuju Jembatan Ampera.

Di kawasan Pasar Cinde, mobil tersebut terlebih dahulu menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai M Abi (22).

Benturan keras membuat korban dan kendaraannya terpental.

Namun kendaraan tidak berhenti.

Baca Juga:PK Ditolak MA, Alex Noerdin Tetap Dipenjara 9 Tahun atas 2 Kasus Korupsi

Fortuner kemudian kembali menabrak sepeda motor lain yang ditumpangi pasangan suami istri Devi Yanto (40), Nariratih (34), serta anak mereka Abilyansyah Wijaya (4).

Mobil baru berhenti setelah menghantam sebuah angkot yang dikemudikan Ahmad Ridwan (54).

Akibat kecelakaan tersebut, Devi Yanto meninggal dunia karena mengalami luka berat dan pendarahan hebat.

Beberapa jam kemudian, sopir angkot Ahmad Ridwan juga meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.

Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan masih mendapatkan penanganan.

"Dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya terluka parah akibat ditabrak mobil Fortuner dari belakang," kata Hermanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak