Aksi Diam Hari Perempuan Sedunia di Palembang Soroti Konflik Agraria dan Perampasan Lahan

Organisasi sipil Sumsel memperingati IWD 2026 pada 7 Maret di Palembang, menyoroti konflik agraria dan perampasan ruang hidup.

Tasmalinda
Senin, 09 Maret 2026 | 15:52 WIB
Aksi Diam Hari Perempuan Sedunia di Palembang Soroti Konflik Agraria dan Perampasan Lahan
Aksi diam dalam peringatan hari perempuan internasional
Baca 10 detik
  • Organisasi sipil Sumsel memperingati IWD 2026 pada 7 Maret di Palembang, menyoroti konflik agraria dan perampasan ruang hidup.
  • Aksi tersebut melibatkan unsur perlawanan seperti aksi diam dan jalan mundur sebagai simbol ketidakadilan serta kemunduran demokrasi.
  • Diskusi esok hari menyoroti konflik agraria PTPN VII dengan 22 desa Ogan Ilir serta kegagalan pemerintah menyelesaikan masalah lahan.

Menurutnya, hingga kini masyarakat masih menunggu kejelasan penyelesaian konflik lahan tersebut.

Fadila Nur Amalia dari Solidaritas Perempuan Palembang menyampaikan bahwa persoalan perampasan ruang hidup perempuan merupakan bentuk kegagalan pemerintah dalam melindungi hak-hak masyarakat.

Ia menilai pemerintah dari tingkat desa hingga pusat belum mampu memastikan perlindungan hak warga atas tanah sebagai sumber penghidupan.

Fadila juga menyoroti peran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sumatera Selatan yang dinilai belum maksimal dalam menyelesaikan konflik agraria.

Baca Juga:Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar

“Kami melihat ATR/BPN Sumsel sering absen dan tidak proaktif dalam menyelesaikan persoalan agraria yang dihadapi perempuan dan masyarakat marjinal,” ujarnya.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Putri Zaltina, menambahkan bahwa negara memiliki tanggung jawab utama dalam menjamin hak atas tanah dan ruang hidup masyarakat.

Menurutnya, negara harus hadir secara aktif untuk menyelesaikan konflik agraria serta memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat.

“Negara harus memastikan tidak ada perampasan ruang hidup masyarakat dan menjamin pemulihan hak-hak warga,” kata Putri.

Melalui peringatan Hari Perempuan Sedunia 2026 tersebut, para peserta aksi berharap pemerintah lebih serius dalam menyelesaikan konflik agraria dan berbagai persoalan ketimpangan sosial yang masih terjadi.

Baca Juga:Meja Biliar Ratusan Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan, Ketua DPRD Buka Suara

Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus menyuarakan keadilan bagi kelompok-kelompok yang selama ini rentan terdampak kebijakan pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak