Ingin Punya Toko Alfamart di 2025? Ini Rincian Biaya, Untung, dan Risikonya

Dengan model yang telah terbukti sukses di ribuan lokasi, banyak yang tertarik. Namun, apakah investasi ini benar-benar menguntungkan?

Tasmalinda
Senin, 28 Juli 2025 | 12:25 WIB
Ingin Punya Toko Alfamart di 2025? Ini Rincian Biaya, Untung, dan Risikonya
toko Alfamart

Omzet harian di outlet favorit bisa mencapai Rp3–15 juta per hari.
Margin keuntungan kotor berkisar 15–25%, artinya laba bersih per bulan berkisar Rp15–100 juta, tergantung lokasi dan efisiensi operasional 
Dengan proyeksi normal, pengembalian modal dapat tercapai dalam 2–4 tahun 
Royalti tetap dibebankan setiap bulan, antara 1–4% dari omzet bersih (berlevel) setelah melewati ambang batas tertentu waralaba.

5. Risiko yang Tidak Boleh Diabaikan

Ketergantungan pada sistem standar Alfamart: franchisee tidak bebas berinovasi atau mengubah layout dan produk tanpa izin.

Biaya operasional dan royalti bulanan dapat menekan keuntungan bersih jika omzet kurang optimal.

Baca Juga:Beli 2 Gratis 1! Rekomendasi Minuman Segar Paling Worth It di Alfamart Minggu Ini

Persaingan sengit, baik dari sesama Alfamart maupun Indomaret, warung tradisional, hingga e-commerce

Risiko lokasi di mana jika tempat sewa tidak strategis atau investasi terlalu besar, break-even point bisa molor atau bahkan sulit tercapai RedditReddit.

6. Suara dari Lapangan: Dengar Pendapat Pengguna Reddit

Beberapa thread di Reddit menyajikan pandangan realistis tentang franchise besar:

"franchise Indomaret dan Alfamart (ini range returnnya 1530%, dan itu juga dengan capital stack yang cukup rumit kombinasi KPR, kredit kerja bank"

Baca Juga:Cuma di Alfamart! Paket Data 300GB Bonus Minyak Goreng 12 Liter, Cek Pilihannya

"Profit paling 5% dari omzet" bagi outlet yang kurang efisien Reddit

franchise besar memang lebih aman, tapi selalu cek riwayat finansial dan manfaat bisnis secara konkret.

Pilihan Bisnis Realistis bagi yang Matang Berhitung

Waralaba Alfamart memberikan peluang usaha minimarket dengan model siap pakai dan dukungan kuat dari induk usaha. Investasi awal berkisar Rp300juta hingga di atas Rp800 juta, bergantung skema.

Prospek untung terlihat menjanjikan, dengan ROI rata-rata dalam 2–4 tahun di lokasi tepat. Namun calon investor tetap perlu memperhitungkan biaya royalti, potensi risiko, kompetisi, dan kualitas manajemen.

Jika Anda sedang mempertimbangkan opsi ini, pastikan lakukan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini