“Teryata di rumah TO ini juga terpasang seperangkat CCTV yang dapat memonitor situasi sekitarnya dan sepanjang lorong Cek Latah dari dalam rumah,” Ucap Harris.
Anggota Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penggerebekan di Lorong Gayam dan mendapati informasi masyarakat bahwa sebelum penggrebekan malamnya warga di lorong tersebut melangsungkan pesta pernikahan dan disinyalir juga terjadi pesta Narkoba.
”Sebab diseputaran lokasi (bekas pesta pernikahan) pada tumpukan sampah ditemukan beberapa plastik klip, alat hisap (bong) yang terbuat dari botol lasegar dan alat sekop terbuat dari pipet plastik,” ucap Harris.
Anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan pengecekan di Lorong Sepakat disana petugas melakukan penggeledahan terhadap kendaraan R2 dan pengemudi yang hilir mudik namu tak membuahkan hasil.
Baca Juga:BPBD Bangka Belitung Sebut Kerugian Akibat Karhutla Rp150 Miliar, di Sumsel Lebih Besar?
Anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penggeledahan dirumah TO yakni AG yang disinyalir sebagai bandar yang berada di Lorong Manggis namun tak juga ditemukan barang bukti.
“Kemudian tim memperluas wilayah penggerebekan ke arah Barat ke jalan Kadir TKR menuju ke Lorong Sailun dan Lorong Jambu,” Ucap Harris.
Saat anggotanya mendatangi Lorong Sailun, dengan melakukan penggeledahan di rumah TO berinisial MA, pihaknya berhasil menangkap satu orang yang mencurigakan keluar dari rumah tersebut dan didapati membawa narkoba jenis shabu-shabu.
Satu tersangka yang ditangkap yakni MK alias Irul (17) dia ditangkap petugas saat keluar dari rumah salah satu TO berinisial MA alias Aan.
“Didapati barang bukti berupa 1 (satu) kantong kresek warna hijau yang didalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip berisikan 4 (empat) paket narkotika jenis shabu dibungkus plastik klip transparan dengan berat brutto 40,91 gram yang disimpan pelaku didalam saku celananya sebelah kiri bagian belakang,” ucap Harris melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga:Berikut 5 Negara Penyumbang Investasi di Sumsel: Terbesar Adalah Singapura Baru Cina