Ketua Prodi S3 Peradaban Islam Pascasarjana UIN Raden Fatah, Dr Muhammad Noupal, M.Ag mengatakan latarabelakang seminar ini karena adanya kesamaan budaya tanah melayu yang didukung keinginan mengajarkan dan menyebarkan faham Ahlu Sunnah, termasuk di dalamnya penguatan tasawuf dan tarekat.
"Oleh karena itu, ciri penting relasi mereka, terletak dalam kesamaan silsilah tarekat yang bertemu; misalnya kepada Syekh Samman," katanya.
Lebih jauh kata Dr. Noupal, kajian ulama Nusantara ini sebagai upaya Prodi Peradaban Islam untuk menyambung kembali tali sejarah Islam Indonesia pada abad ke-19.
"Prodi S3 Peradaban Islam UIN RF memang saat ini sedang mengembangkan riset utk memunculkan kembali Sejarah Ulama Lokal Nusantara. Hal ini ditujukan untuk menyambung kembali tali sejarah Islam Indonesia abad 19 yang sangat kaya," katanya.
Baca Juga:Sumsel Sepekan: Holywings Palembang Ditutup Dan 4 Berita Menarik Lainnya