facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Kanit Resmob Polda Jambi Ditombak Pelaku Begal, Tertusuk di Perut Kiri

Tasmalinda Kamis, 12 Mei 2022 | 06:15 WIB

Kronologi Kanit Resmob Polda Jambi Ditombak Pelaku Begal, Tertusuk di Perut Kiri
Ilustrasi polisi tembak pelaku begal. [shutterstock]

Kepala UnitResmob Ditreskrimum Polda Jambi, AKP Johan Silaen terluka tena tombak pelaku begal.

SuaraSumsel.id - Upaya penangkapan tersangka pelaku begal di Seberang Kota Jambi, Selasa petang (10/5/2022) oleh tim Resmob mengisahkan peristiwa tidak mengenakkan.

Kepala Unit Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, AKP Johan Silaen terluka serius dan kritis akibat terkena tusukan tombak oleh pelaku begal.

Dirreskrimum Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi Kaswandi Irwan, di RSUD Raden Mattaher di Jambi, membenarkan kejadian tersebut.

Pelaku Begal bernama Taufik Galing (32). Saat akan ditangkap polisi di rumahnya, Galing menyerang dan menombak Silaen, sehingga ditembak di tempat oleh anggota Silaen. Galing menombak Silaen di tempat kejadian perkara di Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, Seberang Kota Jambi.

Baca Juga: Banyak Terima Dukungan, Polwan Sumsel yang Laporkan Suami Berselingkuh: Saya Berkorban, Agar Perempuan Terlindungi

Irwan mengatakan, kejadian terjadi pada pukul 18.00 WIB, setelah polisi mendapat informasi Galing tengah berada di rumahnya. Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan dari Resmob Polda Jambi, Opsnal Polresta Jambi, Polres Batanghari, dan Polres Muarojambi langsung mendatangi rumah Galing.

"Di TKP, pelaku yang telah mengetahui kedatangan polisi sempat berteriak: 'Silakan tangkap, saya sudah siap. Saya akan melakukan perlawanan." Tim lalu mengepung kediaman pelaku," kata Irwan saat dikonfirmasi wartawan di RSUD Raden Mattaher Jambi seperti melansir ANTARA.

Silaen yang saat itu memimpin penangkapan, langsung masuk ke rumah bersama beberapa orang anggota. Namun Galing yang sudah menunggu di dalam rumah, langsung menombak Silaen.

"Anggota kami, AKP Silaen posisinya di depan, karena dia yang memimpin. Saat itu dia mengenakan rompi (anti peluru, tetapi ditusuknya di perut kirinya," katanya.

Setelah Silaen ditombak, anggota yang berada di belakangnya lantas menembak pria tersebut. Imenurut Irwan , polisi melepaskan tiga tembakan ke arah dada yang menyebabkan Galing tewas di tempat.

Baca Juga: Mengumbar Perselingkuhan di Media Sosial, Polwan di Sumsel Ingin Suaminya Dipecat Sebagai ASN

"Terkait kejadian ini, sudah kami berikan pengertian kepada keluarga pelaku dan kami sampaikan apa adanya yang kemudian tindakan tegas diambil karena tindakan pelaku juga beresiko terhadap anggota lainnya," kata dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait