Angelina Sondakh Ungkap Alasan Jadi Mualaf: Mulanya Karena Cinta Adjie Massaid

Sosok Anglina Sondakh kembali mencuri perhatian publik, karena pengalamannya saat menjalani masa hukuman.

Tasmalinda
Selasa, 12 April 2022 | 06:35 WIB
Angelina Sondakh Ungkap Alasan Jadi Mualaf: Mulanya Karena Cinta Adjie Massaid
Angelina Sondakh ungkap alasan jadi mualaf. [Instagram/angelinasondakh09]

SuaraSumsel.id - Sosok Angelina Sondakh kembali mengenang masa-masa awal mula mengenal islam. Putri Indonesia tahun 2001 ini pun terang-terangan memeluk agama islam atau menjadi mualaf karena disebabkan cinta pada kekasaih, Adjie Massaid.

Dia pun blak-blakan mengaku jika menjadi mualaf karena dorongan sang kekasih, Adjie Massaid.

"Gue sebelum menikah, kan gue dimualafkan lah ya. Namanya juga cinta kan. Aku sih nggak pernah nyesal soal itu. Cuma benar-benar itu belum ada dari hati," kata Angelina Sondakh di kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, Minggu (10/4/2022).

Angelina pun mengaku membicarakan sesuai dengan fakta apa yang terjadi pada dirinya.

Baca Juga:Demonstrasi Sempat Memanas, Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati Penuhi Tuntutan Mahasiswa

"Kita ngomongin faktanya aja deh, gue sayang sama Adjie. Cinta sama Adjie, gue mualaf lah," ujarnya lagi.

Melansir matamata.com-jaringan Suara.com, meski setelah menikah dengan Adjie Massaid, Angelina Sondakh tidak sungguh-sungguh mendalami agama Islam. Bahkan saat beribadah, dia hanya ikut sang suami melaksanakan ibadah.

"Gue Islam, salat, mas Adjie imamin, gue ikut gitu kan," ujarnya.

Karena dibimbing suami, ia bahkan tidak pernah melewatkan salat lima waktu hingga khatam Alquran.

"Cuma yang benar-benar gue pelajari (Islam) benar-benar pas gue ditahan," ujar Angie, sapaan akrabnya.

Baca Juga:Mahasiswa Mulai Memadati Kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel, Datang Berkonvoi

Perempuan yang akrab disapa Angie mendapat Cuti Menjelang Bebas (CMB) sehingga keluar lebih awal. Bila sesuai hitungan, Angelina Sondakh baru menyelesaikan masa hukuman pada 1 Juni 2022.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini