- Seorang ASN Ogan Ilir mendapati rumahnya di Tanjung Raja dibobol saat ditinggal ke Palembang.
- Pencurian mengakibatkan hilangnya 23 suku perhiasan emas, uang, dan ponsel, merugikan ratusan juta.
- Kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar.
SuaraSumsel.id - Kepergian singkat ke Palembang berubah jadi mimpi buruk. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Ogan Ilir mendapati rumahnya dibobol pencuri. Perhiasan emas seberat 23 suku yang disimpan rapi raib digondol maling saat rumah dalam keadaan kosong.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanjung Raja. Korban baru menyadari kejadian tersebut sepulang dari Palembang. Begitu pintu dibuka, suasana rumah sudah tak seperti semula, lemari berantakan, barang berserakan, dan tempat penyimpanan perhiasan kosong melompong.
Menurut keterangan warga sekitar, rumah korban ditinggal hanya beberapa jam. Diduga pelaku memanfaatkan kondisi sepi dan mengetahui betul waktu rumah tidak berpenghuni.
“Pintunya terkunci rapi, tapi bagian dalam acak-acakan. Sepertinya pelaku sudah mengincar,” ujar seorang tetangga.
Baca Juga:Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
Tak hanya emas, uang tunai dan ponsel juga dilaporkan hilang. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, seiring nilai emas yang tengah tinggi. Perhiasan yang raib disebut merupakan tabungan keluarga—sebagian bahkan disimpan sejak lama.
Kasus ini langsung ditangani aparat kepolisian setempat. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Sejumlah petunjuk awal sudah diamankan untuk menelusuri jejak pelaku, termasuk kemungkinan pelaku mengenal lingkungan sekitar.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah. Pengamanan berlapis mulai dari kunci tambahan, pencahayaan, hingga koordinasi dengan tetangga dinilai penting untuk menekan peluang kejahatan serupa.
Kasus pencurian ini menambah daftar kejahatan rumah kosong di wilayah Ogan Ilir. Polisi memastikan penyelidikan berlanjut hingga pelaku terungkap dan barang bukti dapat dikembalikan kepada korban.
Baca Juga:Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI