Edo (33), warga Jalan Toman II RT 039/15 Kelurahan Sako, Selasa, mengatakan penangkapan terjadi pada Senin (13/12) siang sekitar pukul 12.30 WIB.
Saat itu, dia dikejutkan dengan suara ramai orang yang bersumber dari luar rumahnya. Lantas, dengan seketika pemilik tempat cuci pakaian ini langsung terperanjat menengok sumber keramaian itu.
Dari balik pagar rumahnya, dia melihat sekelompok orang menyandang senjata api dan berpakaian sipil.
“Saya sempat melihat beberapa waktu. Orang yang ditangkap sekelompok orang itu adalah seorang pria. Kemudian pria itu dibawa masuk ke dalam mobil minibus lalu membawanya pergi,” kata dia lagi.
Baca Juga:Jelang Natal, 4 Terduga Teroris Jaringan JI Ditangkap di Sumsel
Mskipun kejadian tersebut disaksikannya tak terlalu lama. Lantaran mendapatkan pelarangan dari seseorang yang berpakaian sipil tadi. Ia menyakini pria terduga teroris itu bukan warga wilayah sekitar tempat tinggalnya.
“Saya nggak begitu memastikan wajahnya. Sepertinya bukan orang sini,” ujarnya lagi.
Sri Maya (29) warga setempat mengatakan, sejak pagi ia mencurigai beberapa mobil minubus yang terparkir di ruas jalan tersebut, mengingat mobil diparkir cukup lama dengan mesin tetap menyala sebelum penangkapan terjadi.
Ketua RT 039/15 Zulkifli Anwar (50) mengatakan, pria yang ditangkap tersebut adalah benar bukan warga setempat.
“Jelas sepertinya bukan warga sini. Karena saya tau betul dengan warga di sini,” ujarnya lagi.
Baca Juga:Cerita Wong Sumsel Pakai Plat Mobil Pempek di New Zealand, Didoakan Jadi Gubernur
Kabid Humas AKBP Supriyadi mengatakan, terduga teroris yang ditangkap di Jalan Toman II itu berinisial FAS. Sosok FAS tersebut merupakan satu dari empat terduga teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI) yang ditangkap di Sumatera Selatan.