Di Balik Penyerangan Sadis di PS Mall Palembang, Ada Konflik yang Sudah Lama Membara

Penyerangan dengan senjata tajam terjadi di depan PS Mall Palembang, diduga dipicu konflik antar kelompok sebelumnya.

Tasmalinda
Selasa, 06 Januari 2026 | 23:24 WIB
Di Balik Penyerangan Sadis di PS Mall Palembang, Ada Konflik yang Sudah Lama Membara
bentrok berdarah kelompok di depan ps mall Palembang.
Baca 10 detik
  • Penyerangan dengan senjata tajam terjadi di depan PS Mall Palembang, diduga dipicu konflik antar kelompok sebelumnya.
  • Korban terluka serius akibat sabetan benda tajam dan polisi mengamankan dua bilah parang sebagai barang bukti.
  • Penyelidikan awal mengindikasikan motif perselisihan tersebut berkaitan dengan perebutan kepemilikan lahan parkir di lokasi.

SuaraSumsel.id - Aksi penyerangan dengan senjata tajam yang terjadi di depan PS Mall Palembang akhirnya mengungkap fakta baru. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga dan pengunjung pusat perbelanjaan itu bukan aksi acak, melainkan diduga kuat dipicu konflik antar kelompok yang sudah berlangsung sebelumnya.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Angkatan 45, salah satu kawasan paling sibuk di Kota Palembang. Saat kejadian, lalu lintas sedang padat dan aktivitas warga berlangsung normal. Namun situasi berubah mencekam ketika seorang pria diserang secara brutal menggunakan senjata tajam di ruang publik.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Aksi kekerasan itu terekam kamera pengawas dan video amatir warga, lalu menyebar luas di media sosial, memicu kekhawatiran soal keamanan ruang publik.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa penyerangan ini melibatkan dua kelompok yang diduga telah memiliki perselisihan sebelumnya, yakni perebutan lahan parkir.

Baca Juga:Inflasi Sumsel Naik Jelang 2026, Ini 8 Fakta yang Perlu Diwaspadai Warga

Fakta ini membantah anggapan awal bahwa kejadian tersebut merupakan tindak kriminal spontan.

Konflik yang tidak terselesaikan itu diduga memuncak dan meledak di lokasi yang ramai pengunjung.

Aparat dari Polsek Ilir Barat I bersama jajaran kepolisian setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengamankan dua bilah parang yang diduga digunakan dalam penyerangan sebagai barang bukti penting.

Selain itu, penyidik tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar PS Mall Palembang serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap motif pasti di balik konflik antar kelompok tersebut. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum mengungkap detail lebih jauh terkait identitas pelaku.

Peristiwa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena terjadi di ruang publik yang selama ini dianggap aman. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus ini agar konflik serupa tidak kembali berujung pada kekerasan terbuka.

Baca Juga:Bukan Sekadar Ganti Baju! Ini Aturan Baru Seragam ASN 2026 yang Diterapkan di Sumsel

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing spekulasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwenang. Kasus penyerangan di PS Mall Palembang ini menjadi pengingat bahwa konflik antar kelompok yang dibiarkan berlarut dapat berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan publik.
 
 
 
 
 
 

 
 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini