facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

LRT Sumsel Kini Wajib Pakai Uang Elektronik, Berlaku 1 Desember 2021

Tasmalinda Selasa, 30 November 2021 | 06:15 WIB

LRT Sumsel Kini Wajib Pakai Uang Elektronik, Berlaku 1 Desember 2021
LRT Sumsel kini wajib menggunakan uang elektronik [ANTARA]

PT KAI menerapkan wajib menggunakan uang non tunai saat membeli tiket LRT Sumsel.

SuaraSumsel.id - Bagi calon penumpang atau pengguna sarana LRT Sumsel kini diwajibkan menunggunakan uang non tunai atau uang elektronik (KUE) atau LinkAja.

PT KAI menerapkan kebijakan ini terhitung pada 1 Desember 2021.

Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan guna mendukung program uang non tunai bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) sekaligus Bank Indonesia menjadikan stasiun LRT sebagai pilot project.

Stasiun LRT Ampera menjadi pilot project pelaksanaan program dengan menggandeng lima bank negara, yakni BNI, Mandiri, BCA, BRI dan Bank Sumsel Babel.

Baca Juga: Cegah Virus COVID-19 Omicron di Sumsel, Pendatang Afrika Jadi Perhatian

Hal ini karena Kartu Uang Elektronik (KUE) dari kelima Bank ini yang telah bekerjasama untuk program non tunai / cashless di LRT Sumsel.

"Bagi penumpang yang akan berpergian dari stasiun LRT Ampera diharuskan menggunakan KUE atau LinkAja pada saat tap in, sedangkan penumpang dari stasiun di luar stasiun LRT Ampera yang akan turun di stasiun LRT Ampera masih bisa tap out menggunakan tiket manual (QR)" terang dia.

Sementara ini penggunaan non tunai diberlakukan bagi penumpang yang akan naik dari stasiun LRT Ampera, sedangkan 12 stasiun lainnya masih bisa menggunakan pembayaran tunai dengan tiket manual (QR).

"Untuk membeli KUE ini bisa di masing-masing bank ataupun di loket yang ada di stasiun- stasiun LRT, penggunaan pertama diinisiasi /aktivasi terlebih dahulu di loket stasiun LRT, agar terbaca di sistem gate pada saat tap in, dan tentunya pelaksanaan program ini akan terus kami evaluasi," katanya.

"Perlu proses waktu mengajak masyarakat pengguna LRT mengubah kebiasaan dari pembayaran tunai menjadi non tunai, pembayaran non tunai ini sebenarnya menjadikan perjalanan lebih praktis dan efektif dalam pembayaran, ungkap Aida.

Baca Juga: Meninjau Kebun Sawit, Mobil Pengacara Perempuan di Sumsel Dihadang dan Diserang

Pada masa pandemi covid 19, LRT Sumsel beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan 3M sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait