- Seorang nenek dari Musi Rawas gagal umrah karena tertahan di Jakarta bersama sekitar 20 jemaah Umi Travel.
- Sebanyak 12 jemaah melanjutkan perjalanan dengan biaya tambahan hingga Rp70 juta, sisanya kembali tanpa beribadah.
- Keluarga menuntut pertanggungjawaban dan pengembalian dana dari pihak Umi Travel yang belum memberikan keterangan resmi.
SuaraSumsel.id - Harapan seorang nenek asal Musi Rawas untuk menunaikan ibadah umrah harus tertunda di tengah perjalanan. Alih-alih tiba di Jeddah, Arab Saudi, ia justru tertahan di Jakarta bersama puluhan calon jemaah lainnya.
Nenek tersebut dijadwalkan berangkat pada 4 Februari 2026 dari Palembang menuju Jeddah menggunakan jasa Umi Travel. Namun perjalanan yang dinanti sejak lama itu berhenti di Ibu Kota.
Menurut keterangan keluarga, terdapat sekitar 20 jemaah yang mengalami nasib serupa. Mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci setelah tiba di Jakarta.
“Sudah sampai Jakarta, tapi tidak bisa lanjut ke Jeddah,” ujar pihak keluarga.
Baca Juga:Janji Loker Malaysia Berujung di Kamboja, 15 Warga Sumsel Diduga Korban TPPO, Ini Update Terbarunya
Dari 20 jemaah yang tertahan, 12 orang akhirnya memilih melanjutkan umrah melalui travel lain. Namun mereka harus menyetor kembali biaya tambahan yang disebut mencapai hingga Rp70 juta.
Sementara itu, jemaah yang tidak memiliki dana tambahan, termasuk nenek asal Musi Rawas tersebut, terpaksa kembali ke Lubuklinggau tanpa sempat menunaikan ibadah.
Bagi sang nenek, perjalanan ini bukan hal mudah. Uang yang digunakan untuk umrah disebut berasal dari hasil menabung dalam waktu lama.
“Ibu itu menabung sedikit demi sedikit supaya bisa berangkat,” kata keluarga.
VidKeluarga berharap pemerintah dapat membantu menyelesaikan persoalan ini dan menuntut pertanggungjawaban pihak travel.
Baca Juga:Promo Imlek Bank Sumsel Babel Masih Berlangsung, Diskon hingga 50 Persen Bisa Dinikmati
Mereka meminta agar Umi Travel memberikan kejelasan serta mengembalikan dana yang telah dibayarkan oleh para jemaah yang gagal berangkat.
Pihak keluarga mengungkapkan kisah ini di akun facebook Endi Sementeh. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Umi Travel terkait alasan tertahannya para jemaah di Jakarta.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik, mengingat ibadah umrah merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan finansial dan emosional tidak sedikit.
Bagi nenek asal Musi Rawas tersebut, harapan untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci belum padam. Namun kini, yang ia tunggu adalah kejelasan dan tanggung jawab atas perjalanan yang terhenti di tengah jalan.