Lalu trending twitter lainnya ialan Rp 2 triliun atau dinilai 2T. Nilai 2T dinilai sebagai besaran uang yang didonasikan keluarga besar Akidi Tio kepada masyarakat Sumatera Selatan melalui Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri.
Wargent pun membandingkan Rp 2 Trilun dengan kasus Rp 10.000 Triliun.
![Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi memberikan penjelasan di Mapolda Sumsel pada Senin (2/8/2021). [Suara.com/Andika]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/02/50160-kabid-humas-polda-sumsel-kombes-pol-supriadi.jpg)
Dari sekian banyak hujatan, warganet pun membahas mengenai orang-orang yang sebelumnya memuji ke dermawanan Akidi Tio. Warganet memang tengah terbelah, mereka menganggap orang yang memuji kedermawanan Akidi Tio cendrung tidak sepakat dengan kelompok lain.
Video Denny Siregar yang kemudian menjadi bualan warganet menyinggung dan menghujat dana alokasi Rp 2 triliun yang disebutkan polisi hoaks.
Baca Juga:Polda Sumsel Bantah Anak Akidi Tio Sudah Jadi Tersangka
Padahal, pihak kepolisian kemudian mengklarifikasi pernyataan tersebut.
Mereka memastikan belum ada status tersangka, baik kepada anak Akidi Tio maupun dokter Keluarga Akidi Tio, Prof Hardi Darmawan.
Selain itu, polisi juga memastikan jika keduanya bukan dijemput dalam artian harus mendatangi Mapolda, namun lebih karena diundang, untuk saling berkordinasi.