facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gelar Aksi Palestina, Pentolan FPI dan Ulama Sumsel Dapat Donasi Rp 16 Juta

Tasmalinda Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:54 WIB

Gelar Aksi Palestina, Pentolan FPI dan Ulama Sumsel Dapat Donasi Rp 16 Juta
Pentolan FPI Sumsel, Habib Mahdi di Aksi Bela Palestina [Suara.com/Fitria]

Donasi dikumpulkan selama aksi berlangsung di depan kantor DPRD Sumatera Selatan, Palembang.

SuaraSumsel.id - Meski diikuti ratusan umat islam Kota Palembang, namun massa aksi solidaritas bela Palestina hanya diizinkan 50 orang masuk ke halaman DPRD Sumatera Selatan.

Hal ini hasil negosiasi pelaksanaan aksi agar tetap menerapkan protokol kesehatan atau prokes. Dalam aksi itu didapat donasi Rp 16 Juta.

Eks pentolan FPI Sumsel Habib Mahdi menjadi salah satu orang yang memilih tetap bertahan di luar lapangan DPRD Sumsel karena massa yang dibawa tidak diizinkan untuk masuk lokasi.

“Kami hanya ingin berdoa bersama untuk Palestina, kenapa tidak diizinkan masuk padahal kapasitas lapangan masih bisa menampung,”katanya, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga: Penyekatan di Tol Palembang-Lampung hingga 31 Mei 2021

Tak hanya menggelar doa bersama, massa juga menyampaikan orasi kemanusiaan dan penggalangan dana. Dari aksi itu, dana yang terkumpul sebanyak Rp 16.402.00.

Komandan Bang Lembaga Jawara dan Pengacara (Japar) Sumsel Iskandar Sabani pada orasinya, mengutuk keras dan mengecam tindakan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

“Tindakan Israel tidak bisa dibenarkan. Pada aksi ini mari doakan, dukung dan bantu sesuai kemampuan kita masing-masing,”sebut ia.

Menurut ia yang telah dilakukan Israel bukan lagi kejahatan agama tetapi sudah kejahatan kemanusiaan. Ia pun mengapresiasi Pemerintah yang juga menyatakan sikapnya terhadap konflik Palestina dan Israel.

“Kami ingin lebih keras hingga meminta Dewan PBB untuk mengambil tindakan agar menghentikan aksi bruntal,” ungkap ia.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Virus COVID 19, Palembang Perlu Terapkan Jam Malam

Kontributor: Fitria

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait