facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keberhasilan Program Bayi Tabung di Sumsel Naik, Ada Hamil Bayi Kembar

Tasmalinda Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:15 WIB

Keberhasilan Program Bayi Tabung di Sumsel Naik, Ada Hamil Bayi Kembar
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash) Keberhasilan Program Bayi Tabung di Sumsel Naik, Ada Hamil Bayi Kembar

Program bayi tabung di Sumatera Selatan meningkat. Hal ini karena RS Siloam, sudah berhasil melaksanakan program bayi tabung pada 75 pasangan orang tua.

SuaraSumsel.id - Keberhasilan prosedur program bayi tabung di Sumatera Selatan dinilai naik. Jika awalnya hanya 43 persen, namun telah meningkat menjadi 63 persen pada April 2021 lalu.

Hal ini disebabkan karena 75 pasangan suami istri berhasil menjalani program bayi tabung di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Program inisiasi kumpulan dokter ahli fertilitas menggandeng Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang sejak Januari 2021.

Koordinator Pendidikan Konsultan Fertility selaku inisiator Dr. dr. Rizani Amran, mengatakan angka keberhasilan prosedur bayi tabung awalnya hanya 43 persen, namun telah meningkat menjadi 63 persen pada April 2021.

"Program bayi tabung di Sumsel baru ada di Palembang, tapi bisa melayani masyarakat dari seluruh Sumsel," ujarnya dilansir dari ANTARA, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga: Tekan Penyebaran Virus COVID 19, Palembang Perlu Terapkan Jam Malam

Program bayi tabung di Sumsel yang dinisiasi sejak 2010, dan baru dapat terealisasi karena proses perencanaan menghadapi banyak kendala, mulai dari sumber daya manusia atau SDM hingga regulasi termasuk mencari rumah sakit partner.

Ia menilai keberhasilan program bayi tabung tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di Sumsel yang sulit mendapatkan keturunan karena mengalami infertilitas atau masalah kesuburan.

Sebab selama ini banyak pasangan infertilitas dari Sumsel melakukan program bayi tabung di provinsi lain bahkan luar negeri sehingga menghabiskan biaya yang lebih tinggi.

Sementara masyarakat yang mengalami infertilitas di Sumsel diperkirakan mencapai 10 persen dari total 8,6 juta penduduk.

"Namun perlu diingat tingkat keberhasilan program bayi tabung juga bergantung dengan usia, sebaiknya segera deteksi masalah kesuburan, lebih muda maka lebih lebih baik," kata dia.

Baca Juga: Fakta Baru 4 Gadis ABG Palembang Hilang: Niat ke Batam, TikTok di Sumbar

Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang dr. Bona Fernando menambahkan rata-rata pasien program bayi tabung berusia 30-35 tahun dengan pasien tertua yang telah berhasil berusia 41 tahun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait