- Kejari Palembang memeriksa 51 saksi terkait dugaan korupsi proyek pemeliharaan lampu jalan dari APBD Perubahan tahun 2025.
- Penyidik telah menggeledah Kantor Dishub Palembang dan menyita dokumen serta barang bukti elektronik untuk kebutuhan pembuktian hukum.
- Penyidik belum mengonfirmasi isu keterlibatan 15 anggota DPRD Palembang dan terus mendalami fakta hukum guna menetapkan pihak bertanggung jawab.
"Nanti kita tunggu aja hasil perkembangan penyidikan oleh pidsus, pasti dikabari," ujar Ali Rizza.
Kejari menegaskan penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami setiap fakta yang muncul. Karena itu, keberadaan nama seseorang dalam informasi yang beredar tidak serta-merta membuktikan keterlibatan orang tersebut dalam tindak pidana.
Sikap Kejari sejauh ini jelas: semua informasi akan diuji berdasarkan alat bukti dan fakta hukum. Siapa pun yang dinilai mengetahui atau berkaitan dengan perkara dapat dipanggil sebagai saksi.
Sebelum pemeriksaan puluhan saksi, penyidik Kejari Palembang telah menggeledah dua lokasi pada 29 Juni 2026.
Lokasi pertama adalah Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang. Lokasi lainnya merupakan rumah seorang saksi berinisial D di kawasan Jakabaring.
Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejari Palembang Nomor 3889/L.6.10/Fd.2/06/2026 serta penetapan dari Pengadilan Negeri Palembang.
Ali Rizza mengatakan tindakan tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti yang dibutuhkan penyidik. "Tindakan penggeledahan ini dilaksanakan dalam rangka upaya tim penyidik untuk mengumpulkan alat bukti yang cukup guna menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap perkara ini," ujarnya.
Dari proses tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan proyek pemeliharaan lampu jalan.
Meski sudah memeriksa 51 saksi, melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik, Kejari Palembang belum mengumumkan tersangka dalam perkara tersebut. Penyidik masih mendalami penggunaan anggaran pemeliharaan lampu jalan di sejumlah titik di Kota Palembang.
Baca Juga: Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
Penambahan jumlah saksi dari 23 menjadi 51 orang menunjukkan penyidikan terus bergerak dan melibatkan semakin banyak pihak yang dimintai keterangan.
Namun, pertanyaan yang kini paling menyita perhatian publik adalah apakah isu mengenai 15 anggota DPRD Palembang akan berujung pada pemeriksaan oleh penyidik.
Kejari belum memberikan jawaban spesifik mengenai apakah para anggota dewan tersebut sudah masuk agenda pemanggilan. Kejaksaan hanya menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat atau berkaitan dengan perkara akan dipanggil sebagai saksi.
Dengan demikian, isu mengenai belasan anggota DPRD Palembang masih harus menunggu pembuktian melalui proses hukum. Hingga ada keterangan resmi dan alat bukti yang cukup, dugaan tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai fakta keterlibatan.
Berita Terkait
-
Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Korupsi Lampu Jalan Diusut, Publik Kembali Ramai Bahas Unggahan Prima Salam soal 7.000 Lampu
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
-
Benarkah 5 Pegawai Dishub Palembang Dipecat Usai Ribut Razia Ilegal? Ratu Dewa Buka Suara
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda
-
Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
-
Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka
-
51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang
-
Bobby Adhityo Rizaldi, Mantan Ketua Golkar Sumsel yang Didalami KPK di Kasus Muara Enim