- Organisasi sipil Sumsel memperingati IWD 2026 pada 7 Maret di Palembang, menyoroti konflik agraria dan perampasan ruang hidup.
- Aksi tersebut melibatkan unsur perlawanan seperti aksi diam dan jalan mundur sebagai simbol ketidakadilan serta kemunduran demokrasi.
- Diskusi esok hari menyoroti konflik agraria PTPN VII dengan 22 desa Ogan Ilir serta kegagalan pemerintah menyelesaikan masalah lahan.
SuaraSumsel.id - Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sumatera Selatan menggelar aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day (IWD) 2026 dengan mengangkat isu konflik agraria dan perampasan ruang hidup masyarakat marjinal.
Aksi yang berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 itu dilakukan di dua titik Kota Palembang, yakni Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) dan kawasan Kambang Iwak.
Kegiatan ini digelar oleh jaringan kolektif yang terdiri dari berbagai organisasi seperti Solidaritas Perempuan Palembang, WALHI Sumatera Selatan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sumsel, LBH Palembang, BEM FISIP Universitas Sriwijaya, hingga sejumlah komunitas dan individu masyarakat sipil lainnya.
Mereka mengangkat tema “Merebut Kembali Keadilan Ruang Hidup Masyarakat Marjinal.”
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta melakukan aksi diam sebagai simbol perlawanan terhadap berbagai bentuk ketidakadilan yang masih dialami perempuan dan masyarakat marjinal.
Aksi tersebut juga disertai dengan aksi jalan kaki mundur yang dimaksudkan sebagai simbol kemunduran demokrasi.
Para peserta aksi juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap berbagai persoalan ketimpangan yang terjadi atas nama pembangunan.
Ketua Solidaritas Perempuan Palembang, Mutia Maharani, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk pernyataan sikap perempuan terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Menurutnya, hingga kini perempuan masih menghadapi berbagai bentuk kekerasan, pemiskinan, serta kriminalisasi terhadap perjuangan yang dilakukan oleh aktivis maupun masyarakat sipil.
Baca Juga: Bukan Cuma Meja Biliar Rp486 Juta, Anggaran Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Tembus Rp2,7 Miliar
“Aksi diam ini merupakan bentuk pernyataan sikap perempuan atas keresahan dan pemiskinan yang masih mereka alami hingga hari ini,” kata Mutia.
Selain aksi di ruang publik, peringatan Hari Perempuan Sedunia juga diisi dengan diskusi publik pada Minggu, 8 Maret 2026.
Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Nafsiah yang merupakan perempuan pejuang dari Tanjung Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Fadila Nur Amalia dari Solidaritas Perempuan Palembang, serta akademisi Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Putri Zaltina.
Dalam diskusi tersebut, Nafsiah menyoroti konflik agraria antara masyarakat dengan PTPN VII Cinta Manis yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.
Ia menyebut konflik tersebut melibatkan sekitar 22 desa di Kabupaten Ogan Ilir.
“Sebagai petani, kami akan terus berjuang karena tanah adalah sumber penghidupan. Hidup mati kami untuk tanah,” kata Nafsiah.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta-Fakta Penembakan Lima Petani di Pino Raya: Konflik Lahan Berujung Luka Berat
-
Hari Tani di Sumsel: Konflik Agraria Berkepanjangan, Petani Desak Reforma Agraria Sejati
-
Rayakan International Womens Day 2024, Ini 13 Desakan Parempuan di Sumsel
-
Data HGU Perusahaan Sawit di Babel Seharusnya Dibuka ke Publik, Solusi Konflik Agraria
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu 9 Jam, Lima Koper Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
-
FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Mukomuko, Angkat Tradisi Kesenian Irama Minang Berhadiah Honda ADV
-
Tak Sekadar Modal, OJK dan Pemprov Sumsel Siapkan Jalan 100.000 Sultan Muda Tembus Pasar