- Polda Kepulauan Bangka Belitung menyegel dua pangkalan LPG di Kabupaten Bangka pada Rabu (11/2) terkait kasus pengoplosan.
- Penyegelan dikembangkan dari penangkapan tersangka Fa alias Ijal pada 6 Februari 2026 yang mengoplos gas subsidi.
- Praktik ini memindahkan gas subsidi 3 kg ke tabung 12 kg untuk dijual dengan harga lebih tinggi kepada masyarakat.
SuaraSumsel.id - Praktik pengoplosan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi kembali menyeret jaringan distribusi di tingkat pangkalan. Polda Kepulauan Bangka Belitung menyegel dua pangkalan LPG di Kabupaten Bangka sebagai bagian dari pengembangan kasus yang sebelumnya berhasil diungkap.
Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso mengatakan dua pangkalan tersebut berada di wilayah Air Hanyut dan Lingkungan Ake, Kabupaten Bangka. Penyegelan dilakukan pada Rabu (11/2) setelah penyidik menemukan keterkaitan dengan tersangka berinisial Fa alias Ijal.
“Penyegelan ini merupakan hasil pengembangan kasus pengoplosan gas yang sebelumnya kami ungkap. Dua pangkalan ini terkait penggunaan LPG subsidi 3 kilogram yang diperoleh tersangka Fa alias Ijal,” ujar Agus di Pangkalpinang, Kamis.
Tersangka Fa alias Ijal lebih dulu diamankan pada 6 Februari 2026. Dari hasil penyidikan awal, LPG 3 kilogram bersubsidi yang diperoleh dari pangkalan tersebut diduga digunakan untuk praktik pengoplosan—yakni memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram untuk dijual dengan harga lebih tinggi.
Ditreskrimsus Polda Babel sebelumnya menggerebek sebuah gudang di Kabupaten Bangka yang dijadikan lokasi pengoplosan pada Jumat (6/2). Dalam penggerebekan itu, polisi menyita ratusan tabung gas ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram.
Dua orang diamankan dalam operasi tersebut, yakni Fa alias Ijal (45) selaku pemilik gudang dan S alias Man (44) yang bekerja di lokasi. Fa telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolda Babel.
Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Babel masih melakukan pendalaman untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi LPG subsidi tersebut.
Menurut Agus, langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam merespons keluhan masyarakat, terutama terkait kelangkaan gas yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, terlebih menjelang perayaan Imlek dan bulan Ramadhan.
Kasus ini kembali menjadi sorotan karena LPG 3 kilogram merupakan gas bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Praktik pengoplosan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memicu kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat konsumen.
Baca Juga: Perkuat Arah Strategis, RUPSLB Bank Sumsel Babel Usulkan Kandidat Dirut Baru
Polda Babel memastikan akan terus mengembangkan penyidikan hingga jaringan distribusi yang terlibat dapat diungkap secara menyeluruh.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pro Rakyat di Bangka Belitung Dengan Berbagai Bantuan Nyata
-
Komitmen Bank Sumsel Babel Bersinergi dengan Pemerintah untuk Bangka Belitung Sejahtera
-
Bank Sumsel Babel Dukung UMKM, Kerajinan Lidi Nipah Asal Bangka Belitung Kini Mendunia
-
Kisah Pelaku UMKM Palembang Bertahan di Tengah Harga Elpiji 3 Kilogram Naik
-
Timah Ilegal Bangka Belitung Marak Diselundupkan ke Malaysia dan Singapura!
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
-
Isak Tangis Adik Pratu Ferischal Lepas Kepergian Kakak yang Tewas Ditembak Rekan TNI di THM Panhead
-
Duel Maut 2 Prajurit TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang: Pratu Ferischal Tewas Diterjang Peluru
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu