Tasmalinda
Rabu, 11 Februari 2026 | 13:11 WIB
7 fakta aksi heroik bocah Palembang lawan begal
Baca 10 detik
  • Seorang bocah 13 tahun di Palembang melawan perampas telepon genggam baru dengan senjata tajam.
  • Peristiwa terjadi di Jalan Bungaran IV, Jakabaring, di mana korban berhasil mencabut kunci motor pelaku.
  • Pelaku gagal merampas telepon dan kabur tunggang langgang meninggalkan sepeda motor di lokasi kejadian.

SuaraSumsel.id - Keberanian seorang bocah belasan tahun di Palembang mendadak menyita perhatian publik. Dalam kondisi terancam senjata tajam, ia justru memilih melawan pelaku begal yang mencoba merampas handphone miliknya. Aksi nekat itu berujung dramatis: pelaku kabur tunggang langgang, meninggalkan sepeda motornya.

Berikut rangkaian fakta peristiwa yang terjadi di kawasan Seberang Ulu ini.

1. Korban Masih Berusia 13 Tahun
Korban diketahui bernama Wahid, bocah berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku sekolah. Di usia yang seharusnya diisi dengan aktivitas belajar dan bermain, ia justru harus berhadapan langsung dengan kejahatan jalanan.

2. Kejadian Terjadi di Kawasan Padat Penduduk
Peristiwa ini berlangsung di kawasan Jalan Bungaran IV, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring. Lokasi tersebut dikenal sebagai permukiman warga yang cukup ramai, namun kondisi malam hari dimanfaatkan pelaku untuk beraksi.

3. Pelaku Mengincar Handphone Korban
Saat kejadian, Wahid tengah berjalan kaki bersama temannya. Tiba-tiba seorang pelaku mendekat menggunakan sepeda motor dan langsung merampas handphone milik korban, yang diketahui baru dibeli orang tuanya.

4. Korban Nekat Melawan dan Berteriak Minta Tolong
Tak ingin kehilangan barang berharga tersebut, Wahid secara spontan melompat ke arah motor pelaku sambil berteriak “maling”. Teriakan itu sontak memecah keheningan malam dan mengundang perhatian warga sekitar.

5. Pelaku Sempat Menyerang dengan Senjata Tajam
Aksi perlawanan korban membuat pelaku panik. Dalam situasi itu, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan melukai lengan korban. Meski terluka, Wahid tetap berusaha bertahan dan tidak melepaskan motornya.

6. Motor Pelaku Berhasil Dimatikan
Dalam kondisi genting, korban berhasil mencabut kunci kontak sepeda motor pelaku. Motor mendadak mati di tengah jalan, membuat pelaku kehilangan kendali situasi.

7. Pelaku Kabur Tinggalkan Motor
Merasa terdesak dan panik karena teriakan warga mulai berdatangan, pelaku memilih melarikan diri dengan berjalan kaki, meninggalkan sepeda motor di lokasi kejadian. Warga kemudian membantu korban dan mengamankan barang bukti.

Baca Juga: Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG

Usai kejadian, korban langsung mendapat perawatan medis akibat luka di lengannya. Pihak keluarga pun melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian agar pelaku segera ditangkap dan tidak kembali meresahkan warga.

Aksi berani bocah ini menuai pujian, namun sekaligus menjadi pengingat keras bahwa kejahatan jalanan masih menjadi ancaman nyata, bahkan bagi anak-anak.

Load More