- Jalanan gelap, sepi, dan minim penerangan menjadi lokasi favorit pelaku kejahatan karena minimnya pengawasan publik.
- Waktu rentan kejahatan jalanan seperti begal adalah pukul 20.00–23.00 WIB dan 01.00–06.00 WIB, terutama saat sendirian.
- Keamanan dapat ditingkatkan dengan memilih jalur ramai, bepergian berkelompok, dan meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar.
SuaraSumsel.id - Aksi kejahatan jalanan memang bisa terjadi kapan saja, namun statistik dan laporan keamanan menunjukkan bahwa malam hari menjadi waktu paling rawan, terutama di lokasi dengan pencahayaan minim, sepi, dan jauh dari aktivitas publik.
Karena itu, masyarakat Palembang diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memilih rute yang lebih aman ketika harus bepergian larut malam.
Pihak keamanan juga mengingatkan bahwa istilah “zona merah kejahatan” bukan berarti suatu wilayah selalu berbahaya, tetapi menggambarkan area atau kondisi yang meningkat risikonya pada jam tertentu — terutama ketika situasi jalan sedang sepi.
Berikut 5 lokasi/jenis area yang masuk kategori zona merah kejahatan di Palembang saat malam hari, berdasarkan pola kriminal umum dan evaluasi keamanan malam. Simpan dan waspada
1. Jalan Gelap & Minim Lampu Jalan
Lokasi dengan pencahayaan buruk memberi peluang pelaku untuk beraksi tanpa mudah terlihat. Risiko lebih tinggi bagi pengendara motor yang berkendara sendirian.
2. Underpass & Jalan Tikus Sepi
Area seperti ini jauh dari pengawasan publik dan sulit mendapat pertolongan cepat bila terjadi kejahatan. Banyak pengendara sengaja menghindarinya bila pulang larut.
3. Pinggiran Kota Setelah Jam Ramai
Baca Juga: Musim Hujan Tiba, Ini Peta Daerah Rawan Banjir di Palembang yang Wajib Diwaspadai Warga
Jalan pinggiran dan akses menuju gerbang kota atau kawasan industri menjadi semakin sepi setelah pukul 22.00, membuat pengendara sendirian menjadi target empuk kejahatan.
4. Area Tanpa CCTV & Minim Aktivitas Warga
Kawasan perkantoran setelah jam pulang kerja, pasar setelah tutup, atau titik pedestrian sepi sering menjadi “blind spot” untuk kejahatan jalanan.
5. Rute Pulang Larut Malam Tanpa Teman
Bukan hanya lokasi — waktu & kondisi juga menentukan. Polisi mengingatkan bahwa rentang pukul 20.00–23.00 WIB dan 01.00–05.00 WIB merupakan periode paling rawan kejahatan.
Tulisan ini bukan untuk menuduh wilayah tertentu berbahaya, melainkan untuk mengedukasi warga agar:
Tag
Berita Terkait
-
7 Spot Healing di Jakabaring Sport City yang Banyak Belum Tahu: Murah, Dekat Bikin Pikiran Fresh
-
Musim Hujan Tiba, Ini Peta Daerah Rawan Banjir di Palembang yang Wajib Diwaspadai Warga
-
Darurat Tengah Malam? Ini Daftar Rumah Sakit & Puskesmas 24 Jam di Palembang
-
Klaim Tidak Ada Kerugian Negara dari Tim Hukum Alex Tuai Sorotan di Sidang Korupsi Pasar Cinde
-
4 Bangso Zuriat Palembang Ancam Aksi Besar Tolak Pembangunan RS dr AK Gani di BKB
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
Suhu Sumsel Tembus 35 Derajat Saat Ramadan, BMKG Beri Peringatan Ini untuk Warga
-
Keberangkatan Jemaah Umrah Asal Palembang Tetap Normal di Tengah Gejolak Timur Tengah