- PT Semen Baturaja (SMBR) berkomitmen pada Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) terkait dugaan korupsi distribusi semen 2018–2022.
- SMBR mendukung penuh penyelidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan mengenai dugaan korupsi yang melibatkan distributor PT Kapuas Musi Madelyn.
- Perusahaan sedang melakukan evaluasi mitra distribusi dan penguatan pengawasan internal sebagai langkah antisipatif berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis perusahaan.
Sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Semen Baturaja menyatakan sikap terbuka dan kooperatif menyikapi adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pendistribusian semen di wilayah Provinsi Sumatera Selatan pada periode 2018–2022. Dugaan tersebut melibatkan PT Kapuas Musi Madelyn, yang pada periode itu merupakan distributor Semen Baturaja.
Manajemen SMBR menyatakan menghormati dan mendukung sepenuhnya proses penyelidikan serta penegakan hukum yang saat ini tengah dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Dukungan tersebut ditegaskan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap transparansi, akuntabilitas, serta supremasi hukum.
Sebagai bagian dari penguatan penerapan prinsip GCG dan peningkatan kepatuhan hukum, SMBR sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Kejati Sumsel melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada 21 Oktober 2024. Kerja sama tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh kegiatan usaha dijalankan secara prudent, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menanggapi penetapan tersangka dalam perkara tersebut, General Manager of Corporate Secretary PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Hari Liandu, menyampaikan bahwa perusahaan menghormati sepenuhnya kewenangan dan langkah hukum yang telah diambil oleh Kejati Sumsel.
“Kami menghormati penetapan tersangka yang disampaikan secara resmi oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sebagai bagian dari proses penegakan hukum. SMBR berkomitmen mendukung proses tersebut dan akan bersikap kooperatif apabila dibutuhkan oleh aparat penegak hukum,” ujar Hari Liandu.
Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan yang saat ini berjalan merupakan bagian dari mekanisme hukum yang berlaku, serta tidak didasarkan pada dorongan atau tekanan dari organisasi kemasyarakatan, media massa, maupun lembaga eksternal tertentu. Sikap ini, lanjutnya, merupakan wujud komitmen perusahaan untuk bersikap terbuka serta mendukung transparansi dan akuntabilitas.
Di tengah proses hukum yang berlangsung, SMBR tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan mengimbau seluruh pihak untuk menunggu proses hukum hingga tuntas.
“Kami mengajak semua pihak untuk tidak berspekulasi dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sampai dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipatif dan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan, SMBR juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mitra distribusi, termasuk penguatan sistem pengawasan internal dan mekanisme kerja sama yang berlaku.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Puluhan Ribu Jamaah Putihkan Palembang dalam Puncak Ziarah Kubro 2026
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, memastikan transparansi dan akuntabilitas, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah dinamika proses hukum yang sedang berjalan.
Berita Terkait
-
Dari Kebon Gede untuk Indonesia: SMBR Gelar Pelatihan Akbar Akademi Jago Bangunan
-
Semen Baturaja Benahi Tata Kelola di RUPSLB, Laba dan Penjualan Tumbuh
-
Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Empat Tahun Beruntun, Semen Baturaja Pertahankan Gold Rank ASRRAT 2025
-
Semen Baturaja Sabet 3 Penghargaan GRC 2025, Bukti Tata Kelola dan Kepemimpinan Unggul
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?