-
Seorang sopir truk bernama Asril Wahyudi ditemukan tewas terbakar di dalam kabin truk di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
-
Polisi mengungkap korban dibakar hidup-hidup oleh tiga pelaku dengan motif perampokan dan dendam.
-
Ketiga pelaku telah ditangkap dan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.
SuaraSumsel.id - Warga Desa Seribandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan temuan satu unit truk tronton yang terbakar habis di pinggir jalan pada Senin (13/10/2025) dini hari.
Awalnya, warga mengira kebakaran itu disebabkan korsleting atau kecelakaan. Namun, hasil penyelidikan polisi mengungkap fakta jauh lebih kejam: sopir truk ternyata dibakar hidup-hidup oleh kawanan pelaku.
Korban diketahui bernama Asril Wahyudi (28), warga Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Ia merupakan sopir truk pengangkut besi konstruksi yang tengah melintas dari Muara Kuang menuju Palembang.
Sekitar pukul 03.00 WIB, warga Desa Seribandung melihat kobaran api dari arah jalan lintas.
Sebuah truk tronton berwarna hijau dengan nomor polisi B 9098 UIU tampak terbakar hebat di bagian kabin.
Warga berusaha mendekat, namun api sudah terlalu besar. Setelah padam, jasad seorang pria ditemukan hangus di kursi kemudi.
“Awalnya dikira korsleting dari mesin truk. Tapi waktu dicek, posisi korban seperti dikurung. Itu yang bikin kami curiga,” kata Dedi (41), warga sekitar yang pertama kali tiba di lokasi.
Tim Inafis Polres Ogan Ilir dan Polda Sumsel kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil penyelidikan, ditemukan botol air mineral berisi sisa cairan bahan bakar, serta jejak kaki yang mengarah keluar dari area kebakaran.
Beberapa hari kemudian, tiga orang pelaku berhasil ditangkap. Mereka adalah Ridho Saputra (24), Adam Saputra (28), dan Agung Sanjaya (25) — seluruhnya warga Desa Payalingkung, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir.
Polisi masih memburu satu pelaku lain yang melarikan diri.
“Dari hasil penyidikan, korban dibakar hidup-hidup di dalam kabin truk. Pembunuhan ini direncanakan dengan motif dendam dan perampokan,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Senin (20/10/2025).
Berdasarkan keterangan polisi, para pelaku awalnya bermaksud merampas uang hasil muatan besi yang dibawa korban.
Baca Juga: Gara-Gara Permintaan Kedua Ditolak, Pria Habisi Wanita Hamil di Hotel Palembang
Namun, setelah terjadi cekcok, pelaku memutuskan mengunci korban di dalam truk, menyiram bensin, dan membakarnya hidup-hidup.
“Motif sementara adalah perampokan disertai pembunuhan berencana. Para pelaku mengenal korban dan mengetahui jadwal angkutnya,” kata Kombes Nandang melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Truk korban diketahui mengangkut besi konstruksi dari proyek di Muara Kuang menuju Palembang. Setelah bongkar muatan, korban berencana pulang ke Solok Selatan sebelum kejadian tragis itu menimpanya.
Di kampung halamannya di Solok Selatan, keluarga korban masih tak percaya Asril tewas dengan cara mengenaskan.
Ibunya, Nurbaini (54), menangis histeris saat melihat foto jenazah anaknya yang dikirim pihak kepolisian.
“Dia pamit mau kerja seminggu, katanya cuma antar besi ke Palembang. Saya tidak sangka anak saya dibunuh dengan kejam begini,” ujarnya lirih.
Polda Sumatera Selatan memastikan akan menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu.
Tag
Berita Terkait
-
Gara-Gara Permintaan Kedua Ditolak, Pria Habisi Wanita Hamil di Hotel Palembang
-
7 Fakta Mengejutkan di Balik Pengakuan Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Hotel
-
Terkuak! Pembunuh Wanita Hamil di Hotel Bukan Mantan, Tapi Kenalan dari Aplikasi Kencan
-
Makam Dibongkar Tengah Hari, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Wanita Hamil di Hotel
-
4 Fakta Baru Pembunuhan Sadis Wanita Hamil Muda di Hotel Palembang: Pelaku Masih Misteri
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sinergi Holding UMi Dorong BRILink Mekaar Tembus Transaksi Rp3,52 Triliun
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama