Suhardiman
Minggu, 13 September 2026 | 21:51 WIB
Tim SAR Temukan 2 Terpal, 3 Life Jacket dan 1 Galon. [Ist]
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan menemukan dua terpal, tiga pelampung, dan satu galon pada pencarian hari keenam, Minggu (13/9/2026).
  • Barang-barang tersebut ditemukan di beberapa lokasi berbeda oleh KRI Teluk Gilimanuk, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KM Bima.
  • Pencarian udara terpaksa dihentikan akibat cuaca buruk, sementara sebagian kapal TNI AL sedang melakukan pengisian bahan makanan.

SuaraSumsel.id - Tim SAR gabungan menemukan 2 buah terpal, 3 buah life jacket dan 1 buah galon dalam pencarian 5 jurnalis dan 3 kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat meliput di Gunung Anak Krakatau di hari keenam atau Minggu (13/9/2026).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan, penemuan 6 barang tersebut tersebar di sejumlah sektor operasi pencarian. Sampai saat ini belum diketahui keterkaitannya dengan hilangnya kapal Arupadhatu 1 lantaran belum dilakukan identifikasi.

Satu buah life jacket dan satu buah terpal ditemukan di sektor V oleh KRI Teluk Gilimanuk sekitar pukul 08.55 WIB di sekitar Selatan Perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang. Dan RIB 02 Lampung menemukan sebuah terpal dan satu galon saat melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi sekitar pukul 10.15 WIB.

Sementara KAL Anyer menemukan satu buah life jacket sekitar pukul 09.45 WIB di sekitar Teluk Belimbing, Lampung. Sedangkang satu buah life jacket lain ditemukan KM Bima pada pulul 09.58 WIB di sekitar Pulau Rakata, Perairan Selat Sunda.

"Berkaitan dengan yang ditemukan untuk barang-barang tersebut, bahwa barang-barang tersebut akan dikumpulkan dan nantinya akan diserahkan kepada yang berwenang untuk mengidentifikasi, dalam hal ini rekan-rekan dari kepolisian," kata Wawan.

Disampaikan Wawan, cuaca yang kurang baik membuat proses pencarian jalur udara menggunakan helikopter tak dapat dilakukan, termasuk 2 kapal milik TNI AL yakni KRI Leuseur dan KAL Pahawang tidak dilibatkan di operasi hari keenam ini.

"Seperti yang disampaikan, heli terkendala cuaca, jadi personel tetap ada, tetapi stand by. Posisinya sama seperti dengan 2 aset dari TNI yakni KRI Leuseur dengan KAL Pahawang pada hari ini mereka sedang melaksanakan refil dan pengisian untuk bekal bahan makanan, dan besok pagi akan bergabung kembali di lokasi pencarian," katanya.

Load More